السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Tanjungpinang, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu – Mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau yang sedang melaksanakan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di RRI Tanjungpinang mendapat kesempatan berharga untuk memproduksi mini drama berjudul “Asal Usul Sulit Menjadi Moro”, Kamis (02/10/2025).
Mini
drama ini ditulis oleh Indah Kurnia, salah satu mahasiswa PPL dari Universitas
Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN SUSKA) Riau, dan diproduksi dengan
pendampingan langsung dari pengarah acara RRI. Proses rekaman berlangsung di
ruang rekaman RRI Tanjungpinang dengan melibatkan seluruh mahasiswa PPL KPI
yang berperan sebagai pengisi suara.
Produksi “Asal Usul Sulit Menjadi Moro” nantinya akan ditayangkan di Programa 4 RRI Tanjungpinang sebagai bagian dari pembelajaran praktik siaran dan produksi konten audio kreatif. Karya ini sekaligus menjadi upaya mahasiswa dalam mengangkat kembali legenda dan sejarah lokal yang hidup di tengah masyarakat Kepulauan Riau. Hingga kini, sudah ada dua naskah mini drama yang berhasil diproduksi, sementara dua naskah lainnya tengah dipersiapkan untuk memasuki tahap produksi berikutnya.


Salah
satu mahasiswa PPL, Jumalisa, mengungkapkan pengalaman berkesan yang
diperolehnya selama proses rekaman.
“Dengan
melakukan rekaman ini, kami jadi memahami bagaimana cara menggunakan intonasi
yang tepat, memainkan emosi, dan menghidupkan karakter melalui suara. Itu
pengalaman yang sebelumnya hanya kami pelajari melalui teori, kini bisa kami
praktikkan secara langsung,” tuturnya.
Kegiatan
ini menjadi sarana pembelajaran langsung bagi mahasiswa KPI STAIN SAR dalam
mengasah keterampilan di bidang penyiaran, penulisan naskah, serta produksi
audio. Melalui pendampingan profesional dari RRI, mahasiswa tidak hanya
memahami teknis kerja, tetapi juga merasakan pengalaman nyata sebagaimana di
dunia industri penyiaran.
Lebih dari itu, produksi mini drama ini turut melatih kemampuan komunikasi, kerja sama tim, serta rasa percaya diri mahasiswa. Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal penting dalam membangun kompetensi mereka sebagai calon profesional di bidang komunikasi dan penyiaran Islam. (LF/Mahda)
Mahasiswi PAI STAIN SAR Kepri Raih Juara II Hifdzil 10 Juz pada MTQH Tingkat Kota Tanjungpinang 2026
Workshop Multimedia PBA STAIN SAR Kepri Dorong Inovasi Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Digital
Perpanjangan Pendaftaran Ulang SPAN