السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

STAIN SAR Kepri Dorong Generasi Muda Melek Digital lewat Partisipasi GenBI dalam Sosialisasi Interoperabilitas Sistem Pembayaran oleh BI

  • 30 September 2025
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 139
Kegiatan Mahasiswa

Batam, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu – Generasi Baru Indonesia (GenBI) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau turut aktif berpartisipasi dalam kegiatan Sosialisasi Interoperabilitas Sistem Pembayaran yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa (30/9/2025) di Hotel Wyndham Panbil, Batam, dengan menghadirkan narasumber Yera, perwakilan Direktorat Pengawasan Sistem Pembayaran (DPSP) Bank Indonesia Pusat.

Dalam paparannya, narasumber menekankan pentingnya interoperabilitas sistem pembayaran sebagai upaya menciptakan efisiensi dan kenyamanan transaksi keuangan masyarakat. Selain itu, dipaparkan pula peran Bank Indonesia dalam menjamin keamanan sekaligus melakukan pengawasan sistem pembayaran digital, serta perluasan implementasi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) yang menuntut sinergi antar penyedia jasa sistem pembayaran.

Perwakilan peserta GenBI STAIN SAR Kepri menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan ini. Menurutnya, sosialisasi yang diberikan narasumber DPSP Bank Indonesia Pusat sangat bermanfaat dalam memperkaya wawasan mahasiswa mengenai sistem pembayaran digital.

“Kegiatan ini menjadi bekal penting dalam mendukung literasi keuangan digital, mempermudah transaksi, dan mendorong terciptanya ekosistem pembayaran yang lebih aman, efisien, serta inklusif di Kepulauan Riau,” jelasnya.


Pembina GenBI STAIN SAR Kepri, M. Azmi, M.E., turut memberikan tanggapan positif. Ia menegaskan bahwa partisipasi mahasiswa dalam kegiatan sosialisasi ini merupakan langkah nyata dalam memperkuat pemahaman generasi muda terhadap transformasi digital di sektor keuangan.

“Kami berharap GenBI STAIN SAR Kepri terus aktif menjadi agen literasi keuangan, sehingga manfaat dari interoperabilitas sistem pembayaran dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara Bank Indonesia, perguruan tinggi, dan masyarakat dapat semakin kokoh. Dengan demikian, transformasi digital di sektor keuangan nasional tidak hanya memperkuat stabilitas ekonomi, tetapi juga membuka ruang inklusivitas yang lebih luas bagi seluruh lapisan masyarakat. (LF/MA)