السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Tanjungpinang, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu – Mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) serta Hukum Keluarga Islam (HKI) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau berkolaborasi dengan penyuluh agama Islam dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tanjungpinang Timur dalam kegiatan penyuluhan keagamaan di Surau Al-Azhar. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu (24/9/2025), sebagai wujud pengabdian masyarakat sekaligus respon atas inisiatif pengurus Majelis Taklim Al-Azhar.
Acara
diawali dengan pembukaan yang dipandu mahasiswa PPL, dilanjutkan pembacaan ayat
suci Al-Qur’an yang menghadirkan suasana khidmat. Sesi inti diisi oleh penyuluh
agama Islam KUA Tanjungpinang Timur, Ustadzah Janiarti dan Ustadz Hanafi Idham,
yang menyampaikan materi terkait tuntunan Al-Qur’an dan hukum keluarga Islam.
Keterlibatan KUA dalam kegiatan ini menegaskan otoritas syariat dan memperkuat
nilai edukasi yang disampaikan kepada jamaah.
Selain pemaparan dari KUA, mahasiswa PPL STAIN SAR Kepri turut mengambil peran dengan menyampaikan materi motivasi dan edukasi. Mereka menekankan pentingnya melanjutkan pendidikan tinggi sebagai jalan peningkatan kualitas hidup, sekaligus mendorong generasi muda untuk berani berkompetisi di era global. Nilai akademis tersebut dipadukan dengan penekanan pada adab penuntut ilmu, etika menghormati guru, serta keutamaan membaca sebagai pintu utama pengetahuan. Dengan demikian, pendidikan tidak hanya dipandang sebagai instrumen duniawi, tetapi juga sebagai sarana meraih keberkahan.


Antusiasme
tampak jelas dari pengurus maupun anggota Majelis Taklim Surau Al-Azhar yang
mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh perhatian. Mereka menilai bahwa
kolaborasi antara KUA Tanjungpinang Timur dan mahasiswa PPL STAIN SAR Kepri
telah menghadirkan materi yang tidak hanya bernilai spiritual, tetapi juga
relevan dengan kebutuhan pendidikan masyarakat. Penekanan pada adab menuntut
ilmu, motivasi untuk melanjutkan pendidikan tinggi, serta pemahaman praktis
mengenai hukum keluarga Islam dinilai mampu memperkuat kesadaran jamaah dalam
membangun generasi berilmu dan berakhlak.
“Semoga
kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut di masa mendatang. Kegiatan ini
sangat bermanfaat bagi kami karena mampu membuka wawasan sekaligus menumbuhkan
semangat baru dalam mendidik anak-anak kami,” ungkapnya penuh harap.
Melalui
kegiatan ini, STAIN SAR Kepri kembali menunjukkan perannya sebagai institusi
pendidikan tinggi Islam yang menjembatani khazanah akademis kampus dengan
kebutuhan praktis masyarakat. Sinergi antara mahasiswa, KUA, dan majelis taklim
tidak hanya memperkuat literasi keagamaan, tetapi juga menanamkan semangat
belajar sepanjang hayat yang berlandaskan nilai Islam dan kearifan lokal.
(LF/Marsila)
Mahasiswi PAI STAIN SAR Kepri Raih Juara II Hifdzil 10 Juz pada MTQH Tingkat Kota Tanjungpinang 2026
Workshop Multimedia PBA STAIN SAR Kepri Dorong Inovasi Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Digital
Perpanjangan Pendaftaran Ulang SPAN