السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Mahasiswa S2 MPI Laksanakan Field Study di Melaka dan Kuala Lumpur dalam Rangkaian Kegiatan Conference

  • 24 September 2025
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 138
Berita Utama

Malaysia, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu - Dalam rangka memperkaya wawasan dan pengalaman akademik, mahasiswa Program Studi S2 Manajemen Pendidikan Islam mengadakan kegiatan field study yang merupakan bagian dari rangkaian conference yang digelar pada tanggal 24 September 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di dua lokasi strategis, yaitu Melaka dan Kuala Lumpur, Malaysia.

Di Melaka, mahasiswa S2 MPI STAIN Kepri fokus memperkuat visi kemelayuan dan menggali nilai-nilai historis yang menjadi akar budaya dan peradaban Melayu. Melalui kunjungan ke berbagai situs bersejarah, para mahasiswa mendapatkan pemahaman mendalam mengenai warisan budaya serta kontribusi sejarah Melaka sebagai pusat peradaban Melayu yang penting.

Sementara itu, di Kuala Lumpur, mahasiswa S2 MPI STAIN Kepri meneguhkan semangat kolaborasi pendidikan dengan pendekatan visi kemelayuan modern. Kegiatan di ibu kota Malaysia ini bertujuan memperkuat sinergi antara institusi pendidikan dan pemangku kepentingan dalam mengembangkan sistem pendidikan yang inovatif dan relevan dengan tantangan zaman, namun tetap berakar pada nilai-nilai kemelayuan.

Ketua STAIN Kepri, Dr. H. Muhammad Faisal, M.Ag., menuturkan, “Kegiatan field study ini merupakan wujud nyata dari komitmen kami dalam mengembangkan pendidikan tinggi yang tidak hanya akademis tetapi juga kaya akan nilai-nilai budaya dan sejarah. Dengan menguatkan visi kemelayuan, kita menjaga akar budaya sekaligus mempersiapkan generasi yang adaptif dan berdaya saing global.” ujar Dr. Faisal.

Sementara itu, Ketua Prodi S2 MPI, Dr. Fadila Yonata, M.Pd., menambahkan, “Field study di Melaka dan Kuala Lumpur ini memberikan kesempatan berharga bagi mahasiswa untuk melihat langsung implementasi nilai kemelayuan dalam konteks pendidikan modern. Kami berharap pengalaman ini dapat memicu inovasi dalam pengelolaan pendidikan Islam yang kolaboratif dan berwawasan ke depan.” ungkapnya.


Kegiatan ini diharapkan dapat memperkaya perspektif mahasiswa serta mendukung pengembangan manajemen pendidikan Islam yang berpijak pada kekuatan budaya dan nilai historis, sekaligus responsif terhadap perkembangan modern. (Gby/LF)