السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Prestasi Gemilang! Ramli Muasmara, Dosen STAIN SAR Kepri Raih Juara I Lomba Pantun Melayu Internasional

  • 19 September 2025
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 687
Berita Utama

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau. Salah satu dosen Prodi Pendidikan Agama Islam, Ramli Muasmara, M.Pd.I., berhasil meraih Juara I pada ajang Lomba Pantun Melayu Internasional 2025.

Kompetisi bergengsi ini mempertemukan peserta dari berbagai perguruan tinggi, baik nasional maupun internasional. Untuk kategori Lomba Cipta Pantun, STAIN SAR Kepri berhasil unggul atas wakil dari Universiti Sains Malaysia, Universitas Sumatera Utara, Universitas Maritim Raja Ali Haji, dan Universitas Riau. Sementara itu, pada kategori Lomba Membaca Pantun, deretan kampus pemenang antara lain Universitas Maritim Raja Ali Haji, Universitas Tanjungpura, serta Universitas Sumatera Utara.

Dalam keterangannya, Ramli Muasmara, M.Pd.I. menyampaikan rasa syukur sekaligus kebanggaan atas capaian tersebut. Baginya, kemenangan ini bukan hanya prestasi pribadi, melainkan juga bentuk kontribusi nyata dalam menjaga, mengembangkan, dan memperkenalkan khazanah budaya Melayu di tingkat internasional.


“Pantun adalah warisan budaya yang sarat nilai estetika, etika, dan filosofi. Melalui kompetisi ini, kita tidak sekadar berlomba, tetapi juga menghidupkan kembali tradisi berpantun sebagai identitas kultural Melayu yang patut diwariskan kepada generasi muda,” ungkapnya Jum’at, (19/9/2025).

Adapun lomba ini mengusung sub-kategori Membuat Naskah Pantun Berpantun Melayu. Setiap peserta diperkenankan mengirimkan maksimal lima pantun karya asli, ditulis dalam bahasa Melayu beserta terjemahan bahasa Indonesia, dan ditampilkan dalam bentuk video berdurasi maksimal lima menit oleh pengarangnya sendiri. Seluruh naskah wajib mengedepankan ciri tradisional Melayu serta bebas dari unsur SARA, pornografi, maupun politik.

Capaian ini menjadi catatan prestasi akademik sekaligus kultural bagi STAIN SAR Kepri, yang senantiasa menjunjung tinggi nilai keislaman, kebudayaan Melayu, dan komitmen keilmuan. Dengan kemenangan ini, kampus semakin meneguhkan posisinya sebagai institusi pendidikan tinggi Islam yang berperan aktif dalam melestarikan warisan budaya lokal pada level global. (LF/RM)