السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Teguhkan Identitas Melayu, Waka II STAIN SAR Kepri Sematkan Tanjak kepada Narasumber Reviu Borang Prodi PPG PAI

  • 18 September 2025
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 175
Berita Utama

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Ada hal yang menarik dalam kegiatan Reviu dan Submit Borang Pembukaan Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) Pendidikan Agama Islam (PAI) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau yang berlangsung pada Kamis (18/9/2025) di Ruang Rapat Dosen Gedung Kuliah Terpadu.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Ketua II STAIN SAR Kepri, Dr. Almahfuz, M.Si., menyematkan Tanjak Melayu Kepulauan Riau kepada narasumber utama, Dr. H. Suwadi, M.Ag., M.Pd., selaku Divisi Akademik Panitia Nasional PPG Kementerian Agama RI sekaligus dosen UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Tanjak Kepulauan Riau merupakan penutup kepala khas Melayu yang memiliki makna filosofis mendalam. Bentuknya yang runcing ke atas melambangkan kehormatan, identitas, kewibawaan, serta jati diri masyarakat Melayu. Pemakaian Tanjak didasarkan pada adat dan adab, sekaligus mencerminkan status sosial, tanggung jawab, serta penghormatan kepada tamu yang dimuliakan.

Wakil Ketua II STAIN SAR Kepri, Dr. Almahfuz, M.Si., dalam keterangannya menyampaikan bahwa penyematan Tanjak tersebut menjadi simbol penghargaan kampus kepada narasumber sekaligus wujud pelestarian nilai budaya Melayu dalam ruang akademik.


“Tanjak ini tidak hanya simbol kehormatan, tetapi juga perwujudan identitas budaya Melayu yang senantiasa kami junjung tinggi di STAIN Sultan Abdurrahman. Dengan menyematkan Tanjak, kami ingin memperlihatkan bahwa sinergi akademik selalu selaras dengan nilai budaya lokal,” ungkap Dr. Almahfuz.

Sementara itu, Dr. H. Suwadi, M.Ag., M.Pd., menyampaikan rasa terima kasih atas penghormatan yang diberikan kepadanya.

“Disematkan Tanjak ini adalah suatu kehormatan besar bagi saya. Bagi saya, Tanjak bukan sekadar simbol, tetapi juga pengingat akan tanggung jawab moral dan akademik untuk terus mengabdi dalam peningkatan mutu pendidikan,” ujarnya.

Momen penyematan Tanjak ini semakin mempertegas karakter STAIN SAR Kepri sebagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri yang menjunjung tinggi integrasi antara akademik, nilai budaya Melayu, dan keislaman dalam setiap aktivitas kelembagaan. (LF/Kandar)