السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Ahmad Kosasih: Kondisi Cuaca Tentukan Keberhasilan Rukyatul Hilal

  • 09 September 2025
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 245
Berita Utama

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu - Kepala Stasiun Meteorologi Kelas III Raja Haji Fisabilillah, Ahmad Kosasih, S.T., M.Sc., menyampaikan pentingnya peran cuaca dan iklim dalam proses penentuan rukyatul hilal yang menjadi dasar dalam penetapan awal bulan hijriah, khususnya untuk keperluan ibadah umat Islam seperti Ramadhan, Idul Fitri, dan Idul Adha.

Dalam penyampaian buletin cuaca dan iklim terbaru, Ahmad Kosasih menegaskan bahwa kondisi atmosfer, seperti tingkat awan, kelembapan udara, serta visibilitas atau jarak pandang, menjadi faktor utama dalam keberhasilan pengamatan hilal. Cuaca yang mendung atau berawan tebal dapat menghambat visibilitas hilal, sehingga mempengaruhi hasil rukyat.

“Pemahaman terhadap dinamika cuaca dan iklim sangat penting bagi tim rukyat. Oleh karena itu, kami terus memberikan informasi terkini dan akurat mengenai kondisi meteorologi menjelang pelaksanaan rukyatul hilal,” ujar Ahmad Kosasih.

Beliau juga menambahkan bahwa Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) secara rutin memberikan data hisab dan prakiraan cuaca guna mendukung kelancaran pelaksanaan rukyat oleh berbagai instansi terkait, baik di tingkat daerah maupun nasional.


Dengan adanya kolaborasi antara ahli hisab dan pengamat cuaca, diharapkan proses penentuan awal bulan hijriah dapat dilakukan secara ilmiah dan dapat dipertanggungjawabkan, baik dari segi syariat maupun ilmiah. (Gby/Arbi/Anisa)