السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

STAIN SAR Kepri dan IIYL Asia Singapore Gelar Pelatihan Kepemimpinan dan Organisasi: Bangun Sinergi Keilmuan dan Budaya Antarnegara

  • 13 Agustus 2024
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 101
Berita Utama

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Sebagai tindak lanjut atas Nota Kesepahaman (MoU) antara Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau dan International Islamic Youth League (IIYL) Asia, Singapore, telah diselenggarakan kegiatan Leadership and Organizational Structure Training pada Selasa, 13 Agustus 2024, bertempat di OASIS Batu 8 Atas, Tanjungpinang, Kepulauan Riau.

Kegiatan ini bertujuan untuk memperluas wawasan mahasiswa terkait kepemimpinan, pengelolaan organisasi, serta memahami karakteristik budaya dan keislaman antara Indonesia dan Singapura. Pelatihan ini menjadi bagian dari strategi institusional dalam memaksimalkan potensi sumber daya kedua lembaga demi peningkatan mutu pendidikan dan pengembangan kapasitas mahasiswa.

Hadir sebagai narasumber utama, Ustadzah Sakinah Md Amin selaku Vice Chairman IIYL Asia, Singapore, yang menyampaikan materi substantif mengenai kepemimpinan efektif, pentingnya struktur organisasi yang fungsional, serta pengelolaan organisasi berbasis manajemen strategis.


Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa lintas program studi yang aktif dalam organisasi kemahasiswaan di lingkungan STAIN SAR Kepri. Dalam sesi pelatihan, peserta dibimbing untuk memahami konsep dasar kepemimpinan serta menunjukkan peningkatan kepercayaan diri dalam pengambilan keputusan dan pengelolaan tim. Selain itu, peserta juga mampu mengidentifikasi gaya kepemimpinan pribadi dan menyesuaikannya dengan konteks yang dihadapi.

Selanjutnya, pemahaman mengenai struktur organisasi yang sistematis menjadi fokus utama pelatihan. Mahasiswa dilatih membedakan peran, tanggung jawab, serta memahami alur komunikasi dan koordinasi yang efisien dalam struktur kelembagaan. Selain itu, peserta juga memperoleh penguatan dalam prinsip-prinsip manajerial seperti perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi program kerja.

Peserta juga diajak menyusun visi dan misi organisasi secara sistematis, serta merancang strategi kerja baik jangka pendek maupun jangka panjang. Di akhir sesi, kegiatan ini turut membangun jejaring kolaborasi antarorganisasi mahasiswa melalui pertukaran ide dan pengalaman, yang berpotensi dikembangkan dalam program-program lanjutan ke depan.


Ketua STAIN SAR Kepri, Dr. H. Muhammad Faisal, M.Ag., dalam keterangannya menyampaikan apresiasi atas kolaborasi internasional ini dan menegaskan pentingnya penguatan kapasitas kepemimpinan mahasiswa sebagai bekal untuk menghadapi tantangan global.

“Kegiatan ini merupakan implementasi dari semangat kolaboratif lintas negara dan lembaga. Kami berharap mahasiswa STAIN SAR Kepri tidak hanya cakap dalam ilmu keislaman, tetapi juga memiliki keterampilan kepemimpinan dan manajerial yang unggul,” ujar Dr. Faisal.

Pelatihan ini menjadi bagian dari komitmen STAIN SAR Kepri dalam mengembangkan internasionalisasi pendidikan tinggi Islam, serta membentuk generasi pemimpin yang berkarakter Qur’ani, kompeten, dan adaptif terhadap dinamika perubahan zaman. (Gby)