السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Pelatihan Berkah Keuangan Keluarga untuk Nahdliyin di Bintan: Menuju Keluarga Maslahat dengan Keuangan Barokah

  • 13 Juli 2025
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 949
Berita Utama

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Program Studi Akuntansi Syariah STAIN Kepri menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat bertema “Keluarga Maslahah dengan Keuangan Barokah” di Kabupaten Bintan yang diikuti oleh keluarga Nahdliyyin di Bintan, pada Minggu (13/7).

Pelatihan ini menghadirkan narasumber  Ahmad Ghozi Nurul Islam, S.Fil., yang juga merupakan Instruktur Nasional Literasi Keuangan Keluarga dari Kementerian Agama Republik Indonesia. Para peserta dibekali pemahaman tentang manajemen keuangan keluarga yang sesuai dengan nilai-nilai keberkahan dan prinsip Islami. Mengatur keuangan keluarga bukan cuma soal angka, tapi juga soal keberkahan, niat, dan tanggung jawab. Mulai dari cara mencatat pemasukan-pengeluaran, menyusun anggaran, hingga menyiapkan dana darurat dan sedekah yang tepat.

Rezeki itu bukan hanya tentang banyaknya, tapi sejauh mana kita bisa bersyukur dan mengelolanya dengan amanah.

Ketua tim pengabdi, Zulfa Hudiyani, M.A., menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari program nasional Lembaga Kemaslahatan Keluarga Nahdlatul  Ulama.

“Keluarga yang barokah adalah salah satu target utama NU dalam membentuk masyarakat madani. Harapan kami, pelatihan ini tidak berhenti pada satu kegiatan, tetapi berkelanjutan untuk mencapai tujuan keluarga lainnya. Semoga setelah kegiatan ini, keuangan keluarga para peserta semakin tertata, penuh berkah, dan membawa ketenangan lahir dan batin. ” ujarnya.

Ketua PCNU Kabupaten Bintan, Kiai Abdul Majid, M.Pd.I., mengapresiasi pelatihan ini sebagai langkah penting dalam membentuk keluarga yang barokah, karena menurutnya keluarga merupakan pondasi awal bagi lahirnya generasi masa depan yang berkualitas. Ia menekankan bahwa orang tua, khususnya dalam lingkungan Nahdliyin, harus menjadi teladan utama dalam menanamkan nilai-nilai keberkahan sejak dalam keluarga. 

Hal senada disampaikan oleh Kepala Kemenag Kabupaten Bintan, H. Abu Sufyan, S.Ag., M.Pd., yang menyebut bahwa aspek ekonomi adalah salah satu pilar utama dalam mewujudkan kesejahteraan keluarga. Menurutnya, melalui pelatihan ini, masyarakat tidak hanya dibekali pemahaman teknis dalam mengelola keuangan keluarga, tetapi juga diajak untuk menerapkannya secara bijak dan sesuai prinsip keberkahan, agar manfaatnya bisa dirasakan tidak hanya dalam lingkup keluarga, tetapi juga oleh masyarakat secara luas.


Pelatihan ini juga mendapat respons positif dari peserta. Usth. Fauziyah, Ketua PAC Fatayat Bintan Utara, menyampaikan terima kasih atas ilmu yang diberikan.

“Kami berharap pelatihan ini bisa diperpanjang waktunya dan digelar kembali,” ujarnya.

Dengan antusiasme peserta dan dukungan berbagai pihak, kegiatan ini diharapkan menjadi awal dari upaya berkelanjutan dalam membangun keluarga Nahdliyin yang lebih sadar finansial, mandiri, dan penuh keberkahan.(Gby/LF/Dilla)