السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau kembali mengukuhkan perannya sebagai pusat pengembangan pemikiran Islam melalui penyelenggaraan Seminar Internasional bertema "Membangun Tamadun Islam melalui Quranisasi" pada Senin, 12 Agustus 2024.
Kegiatan
ini menghadirkan narasumber utama Muhammad Zuhaili dari Muhd Zuhaili Service
& Qur’an Center, sebuah lembaga yang dikenal aktif dalam pengembangan
metode pembelajaran Al-Qur’an dan penyebaran nilai-nilai Islam berbasis Qurani.
Dalam
paparannya, Muhammad Zuhaili menekankan bahwa pembangunan peradaban Islam tidak
dapat dilepaskan dari proses internalisasi nilai-nilai Al-Qur’an dalam seluruh
aspek kehidupan umat. Menurutnya, quranisasi bukan sekadar retorika
spiritual, melainkan suatu upaya strategis yang harus diwujudkan melalui
pendidikan, dakwah, dan pembinaan masyarakat berbasis nilai-nilai wahyu.
“Qur’an
adalah fondasi utama peradaban Islam. Membangun tamadun Islam berarti
membumikan ajaran Al-Qur’an dalam seluruh dimensi kehidupan: individu,
keluarga, masyarakat, dan negara,” ujar Muhammad Zuhaili dalam sesi
pemaparannya.
Seminar
ini diikuti oleh dosen, mahasiswa, dan sivitas akademika STAIN SAR Kepri, serta
mitra institusi pendidikan dan keagamaan dari dalam dan luar negeri secara
daring maupun luring. Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang dialektika ilmiah
untuk memperkuat komitmen lembaga dalam mengintegrasikan nilai-nilai wahyu
dalam pengembangan keilmuan dan peradaban kontemporer.
Ketua
STAIN SAR Kepri, Dr. H. Muhammad Faisal, M.Ag., menyampaikan apresiasi atas
terselenggaranya seminar ini dan berharap bahwa kegiatan ilmiah berskala
internasional ini dapat menjadi momentum reflektif sekaligus inspiratif dalam
merancang arah pendidikan Islam yang transformatif dan relevan.
“Melalui
seminar ini, kami ingin menegaskan bahwa kampus harus menjadi lokomotif quranisasi
ilmu dalam membangun masyarakat madani yang unggul dan beradab,” ujarnya
dalam sambutan pembukaan.
Dengan menghadirkan narasumber internasional dan partisipasi lintas disiplin, seminar ini diharapkan dapat menjadi kontribusi nyata STAIN SAR Kepri dalam membangun jembatan antara nilai-nilai Al-Qur’an dan tantangan zaman. (Gby)
Mahasiswi PAI STAIN SAR Kepri Raih Juara II Hifdzil 10 Juz pada MTQH Tingkat Kota Tanjungpinang 2026
Workshop Multimedia PBA STAIN SAR Kepri Dorong Inovasi Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Digital
Perpanjangan Pendaftaran Ulang SPAN