السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Mahasiswa KKN Teluk Sebong 14 STAIN SAR Kepri Inisiasi Program OKE OC di Kampung Senggiling

  • 10 Juli 2025
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 495
Kegiatan Mahasiswa

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Teluk Sebong 14 dari Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau resmi memulai pengabdian di Desa Sri Bintan, khususnya di RW 005 Kampung Senggiling. Dalam pelaksanaan KKN ini, mahasiswa mengusung program unggulan bertajuk One Kampung One Central Economy (OKE OC), yang bertujuan mendorong penguatan ekonomi berbasis komunitas lokal.

Ketua kelompok KKN, Rendy Syahputra, mahasiswa Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI), menyampaikan bahwa program OKE OC diharapkan dapat menjadi sarana pemberdayaan masyarakat dengan mengoptimalkan potensi ekonomi yang sudah ada, namun belum tergarap secara maksimal.

“Melalui program ini, kami ingin membantu masyarakat mengembangkan sentra ekonomi desa yang terintegrasi, dengan memanfaatkan potensi dan fasilitas yang sudah tersedia,” ujarnya pada Kamis (10/07/2025).

Pada tahap awal, kelompok KKN melakukan survei lokasi dan observasi sosial. Hasil observasi menunjukkan bahwa sarana dan fasilitas umum di wilayah tersebut sudah cukup memadai, namun belum dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat setempat. Hal ini menjadi dasar bagi mahasiswa untuk menginisiasi program yang mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan ekonomi lokal.


Dalam pertemuan awal dengan Ketua RT setempat, Adi, pihaknya menyampaikan apresiasi atas kehadiran mahasiswa KKN di wilayahnya. Ia berharap keberadaan mahasiswa STAIN SAR Kepri dapat menjadi katalisator dalam meningkatkan solidaritas dan kesadaran kolektif masyarakat.

“Selama ini masyarakat cenderung kurang kompak. Dengan adanya mahasiswa KKN, kami berharap bisa tumbuh semangat kebersamaan untuk membangun desa,” tuturnya.

Melalui kolaborasi lintas prodi dan pendekatan partisipatif, kelompok KKN Teluk Sebong 14 bertekad untuk menjadikan masa pengabdian ini sebagai wahana belajar yang bermakna sekaligus memberikan dampak nyata bagi masyarakat. (LF/Gby)