السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Mahasiswa KKN STAIN SAR Kepri Siap Hidupkan Program dan UMKM Lokal Bersama Warga Desa Kelong

  • 06 Juli 2025
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 238
Berita Utama

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu Sebagai bentuk implementasi tridharma perguruan tinggi, mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau yang tergabung dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2025 melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Pemerintah Desa Kelong, Kecamatan Bintan Pesisir, pada Sabtu, 6 Juli 2025. Kunjungan ini menjadi langkah awal dalam menyampaikan rancangan program pengabdian masyarakat yang akan dijalankan selama 40 hari ke depan di kawasan pesisir tersebut.

Perjalanan menuju Desa Kelong ditempuh selama kurang lebih 30 menit melalui jalur laut dengan menggunakan kapal pengangkut ikan dari dermaga Kelong Kijang. Setibanya di lokasi, tim KKN STAIN SAR Kepri disambut hangat oleh perangkat desa. Hadir dalam pertemuan tersebut Kepala Seksi Pemerintahan Desa Kelong, Sahari, yang secara resmi menerima dan membuka dialog awal bersama mahasiswa.

Dalam sambutannya, Sahari menyampaikan apresiasi atas kehadiran mahasiswa KKN di wilayah mereka. Ia berharap keberadaan mahasiswa dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, terutama dalam penguatan program desa dan pengembangan sektor usaha mikro. Berdasarkan data yang disampaikan, jumlah penduduk Desa Kelong mencapai sekitar 2.600 jiwa yang tersebar di 10 RT, 2 RW, dan 2 dusun.

Lebih lanjut, beliau mengidentifikasi sejumlah tantangan yang dihadapi oleh desa, antara lain belum optimalnya program pertanian hijau, terbatasnya akses terhadap legalitas usaha seperti sertifikasi halal dan perizinan UMKM, serta gangguan dari hewan liar seperti monyet dan babi hutan yang merusak lahan pertanian warga.

“Kami dari pemerintah desa siap mendukung seluruh program mahasiswa sepanjang dilakukan secara terbuka dan melibatkan partisipasi aktif masyarakat,” ujar Sahari.


Menanggapi hal tersebut, Ketua Tim KKN Desa Kelong, Rahmat Hidayat, menyampaikan bahwa timnya siap berkolaborasi dengan warga dan aparat desa dalam melaksanakan program kerja yang telah disusun. Ia menegaskan bahwa mahasiswa KKN hadir bukan sebagai pengamat, tetapi sebagai mitra aktif masyarakat.

“Kami siap menjalankan program dengan penuh semangat pengabdian. Harapan kami, kehadiran mahasiswa STAIN SAR Kepri dapat memberikan dampak yang nyata dan meninggalkan nilai kebermanfaatan jangka panjang,” ungkap Rahmat.

Kunjungan awal ini menjadi fondasi penting bagi mahasiswa dalam membangun jejaring sosial dengan masyarakat setempat. STAIN SAR Kepri melalui kegiatan KKN berkomitmen untuk mendorong sinergi antara dunia akademik dan kebutuhan riil masyarakat, khususnya dalam konteks pemberdayaan desa berbasis nilai keislaman, kearifan lokal, dan prinsip keberlanjutan.

Dengan semangat kebersamaan dan tekad pengabdian, mahasiswa STAIN SAR Kepri siap menjadi bagian dari transformasi positif di Desa Kelong—menghidupkan kembali program strategis desa, mendorong kebangkitan UMKM lokal, serta menguatkan semangat kolektif menuju desa yang mandiri, inklusif, dan berdaya saing. (LF/Gby)