السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Bogor, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau kembali mengukir prestasi di tingkat nasional dalam bidang organisasi kemahasiswaan. Adalah M. Khairil Ramadan, mahasiswa STAIN SAR Kepri, yang terpilih sebagai Koordinator Isu Pusat Bidang Kemaritiman dalam Musyawarah Nasional (Munas) XVIII Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) yang diselenggarakan pada 24–29 Juni 2024 di Institut Pertanian Bogor.
Kegiatan
Munas BEM SI XVIII ini diikuti oleh lebih dari 250 delegasi dari berbagai
perguruan tinggi se-Indonesia, serta dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional, di
antaranya Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, serta Menteri
Pertanian. Agenda utama dalam forum ini mencakup pemilihan Koordinator Pusat,
Koordinator Media, Koordinator Isu, dan Koordinator Wilayah BEM SI untuk masa
bakti 2025–2026.
Dalam forum nasional tersebut, STAIN SAR Kepri yang sebelumnya tergabung dalam Koordinator Daerah (Korda) Kepulauan Riau, berhasil mendapatkan mandat di tingkat pusat dengan terpilihnya M. Khairil Ramadan sebagai Koordinator Isu Kemaritiman. Penetapan ini menjadi bentuk apresiasi atas kontribusi aktif mahasiswa STAIN Kepri dalam mendorong isu-isu strategis di sektor kelautan, kedaulatan maritim, dan kesejahteraan nelayan, khususnya di wilayah kepulauan.


Dalam
pernyataannya, M. Khairil Ramadan menyampaikan komitmennya untuk memperjuangkan
isu-isu strategis kemaritiman di tingkat nasional. Ia siap menyuarakan
persoalan-persoalan penting terkait kedaulatan maritim, perlindungan nelayan
tradisional, serta keadilan ekonomi di kawasan pesisir.
“Ini
merupakan bagian dari tanggung jawab intelektual dan moral mahasiswa sebagai
agen perubahan,” ungkapnya.
STAIN
SAR Kepri memandang keterlibatan ini sebagai langkah strategis dalam memperluas
jejaring dan pengaruh kelembagaan mahasiswa di kancah nasional, sekaligus
mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dan kemelayuan dalam pemikiran dan
advokasi kebijakan publik. Harapannya, kepercayaan yang diamanahkan kepada
perwakilan mahasiswa STAIN SAR Kepri ini mampu membawa gagasan-gagasan
konstruktif dari daerah pesisir ke ruang-ruang kebijakan yang lebih luas demi
Indonesia yang inklusif, berdaulat, dan berkeadilan. (LF/Gby)
Mahasiswi PAI STAIN SAR Kepri Raih Juara II Hifdzil 10 Juz pada MTQH Tingkat Kota Tanjungpinang 2026
Workshop Multimedia PBA STAIN SAR Kepri Dorong Inovasi Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Digital
Perpanjangan Pendaftaran Ulang SPAN