السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Dalam rangka mempersiapkan proses asesmen lapangan akreditasi, Program Studi Tadris Bahasa Inggris (TBI) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau menggandeng Pusat Penjaminan Mutu (P2M) STAIN Kepri untuk melakukan konsolidasi dan pendampingan intensif. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 1 Juli 2025 bertempat di Ruang Rapat Balai Titah STAIN Kepri.
Kepala
P2M, Dr. M. Taufiq, M.S.I., dalam arahannya menyampaikan bahwa asesmen lapangan
merupakan tahapan penting dalam proses akreditasi prodi yang menuntut kesiapan
menyeluruh, baik dari sisi dokumen administratif maupun keterlibatan seluruh civitas
academica.
“Persiapan
harus dilakukan secara sistematis, akurat, dan berbasis data agar hasil
akreditasi dapat maksimal. P2M siap mendampingi setiap unit prodi, termasuk
TBI, untuk memastikan kesesuaian dokumen dengan instrumen akreditasi,” ujarnya.
Ketua
Prodi TBI, Taqiyuddin, M.Pd., menambahkan bahwa pihaknya telah menyusun dan
mengumpulkan dokumen pendukung sesuai standar yang ditetapkan oleh Lembaga
Akreditasi Mandiri (LAMDIK).
“Kami fokus menyiapkan kelengkapan seluruh tabel indikator kinerja utama dan data kuantitatif sebagaimana tercantum dalam borang akreditasi,” jelasnya.


Adapun
tabel-tabel yang menjadi perhatian utama dalam proses persiapan akreditasi Prodi
TBI mencakup delapan kriteria utama yang harus dipenuhi secara komprehensif.
Kriteria tersebut meliputi aspek kerja sama Tridharma yang mencakup kegiatan
pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat; data kemahasiswaan
yang mencakup proses seleksi, prestasi, karya inovatif, publikasi ilmiah,
kepuasan mahasiswa, serta data lulusan. Selain itu, aspek sumber daya manusia
juga menjadi fokus, termasuk data dosen tetap, beban kerja dosen, rekognisi
kepakaran, pengembangan kompetensi dosen dan tenaga kependidikan.
Pada
sisi sarana dan prasarana, yang menjadi perhatian adalah penggunaan dana,
keberadaan dan kelayakan laboratorium, infrastruktur pembelajaran, serta sistem
teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Dalam bidang pendidikan, aspek yang
dinilai mencakup kurikulum, integrasi penelitian dan pengabdian dalam
pembelajaran, pembimbingan akademik, capaian indeks prestasi kumulatif (IPK),
masa studi, waktu tunggu kerja, dan tingkat kepuasan pengguna lulusan.
Terakhir,
kriteria penting lainnya adalah rekam jejak penelitian dan pengabdian dosen
tetap program studi (DTPS), termasuk keterlibatan mahasiswa, publikasi ilmiah,
sitasi karya, serta kontribusi dalam pengabdian kepada masyarakat. Keseluruhan
indikator ini menjadi penentu penting dalam penilaian mutu dan kelayakan
program studi dalam proses akreditasi.
Melalui
kegiatan ini, Prodi TBI berupaya memastikan bahwa seluruh indikator penilaian
dapat dipenuhi secara maksimal, baik dari sisi kuantitatif maupun kualitatif,
sehingga mampu memperoleh hasil akreditasi yang unggul. Kegiatan ini juga
menjadi wujud komitmen STAIN Kepri dalam membangun sistem akademik yang
akuntabel dan berbasis mutu berkelanjutan.
Dengan
dukungan penuh dari P2M, Prodi TBI STAIN Kepri optimis dapat melalui proses
asesmen lapangan dengan baik, sekaligus menunjukkan kinerja kelembagaan yang
kompeten dalam mencetak tenaga pendidik bahasa Inggris yang profesional,
adaptif, dan berdaya saing. (LF/Gby)
Mahasiswi PAI STAIN SAR Kepri Raih Juara II Hifdzil 10 Juz pada MTQH Tingkat Kota Tanjungpinang 2026
Workshop Multimedia PBA STAIN SAR Kepri Dorong Inovasi Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Digital
Perpanjangan Pendaftaran Ulang SPAN