السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Menuju Predikat Terbaik, STAIN SAR Kepri Optimis Perpustakaan Raih Akreditasi Unggul

  • 25 Juni 2025
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 142
Berita Utama

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan IlmuSekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau melalui Unit Perpustakaan menerima kunjungan tim asesor dari Lembaga Akreditasi Perpustakaan Nasional Republik Indonesia dalam rangka visitasi akreditasi perpustakaan yang dilaksanakan selama tiga hari, Rabu–Jumat, 25–27 Juni 2025. Kegiatan ini menjadi bagian penting dari upaya penjaminan mutu dan transformasi kelembagaan dalam bidang literasi akademik.

Tim asesor yang hadir terdiri dari Dra. Made Ayu Wirayati, M.I.Kom. (Direktur Standarisasi dan Akreditasi), Desi Mardianingsih, S.Sos. (Kepala Pokja Substansi Standar Nasional Perpustakaan dan asesor), dan Saskia Lupita, A.Md. (Penjaminan Mutu). Selain itu, turut hadir Dr. Adin Bondar, M.Si., selaku Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Perpusnas RI.

Dalam sambutannya, Dr. H. Muhammad Faisal, M.Ag., Ketua STAIN SAR Kepri, menekankan pentingnya menjadikan perpustakaan sebagai episentrum pengembangan peradaban kampus. Menurutnya, perpustakaan bukan hanya tempat penyimpanan buku, tetapi harus menjadi wahana kolaboratif yang inklusif dalam menciptakan atmosfer akademik yang unggul dan berdampak sosial.


"Perpustakaan adalah jantung institusi pendidikan tinggi. Ia harus hadir sebagai ruang dialog keilmuan, spiritualitas, dan inovasi sosial yang mampu menjawab tantangan zaman," tegas Dr. Faisal.

Sementara itu, Deputi Perpusnas RI, Dr. Adin Bondar, M.Si., menyampaikan bahwa akreditasi perpustakaan bukan sekadar pengakuan administratif, melainkan wujud transformasi untuk membangun budaya literasi dan kecerdasan bangsa. Ia menekankan bahwa perpustakaan abad ke-21 harus berfungsi sebagai pusat kreativitas, verifikasi informasi, serta agen inklusi sosial. Beberapa program strategis Perpusnas turut disampaikan, seperti ruang baca desa, KKN Tematik Literasi, dan digitalisasi koleksi jurnal nasional maupun internasional.

Tim asesor menyampaikan bahwa visitasi ini bertujuan untuk menilai mutu layanan dan konsistensi pelaksanaan Standar Nasional Perpustakaan. Evaluasi dilakukan melalui diskusi dengan pimpinan, observasi fasilitas dan layanan, serta verifikasi dokumen pendukung. Tim juga menegaskan bahwa rekomendasi hasil visitasi bersifat wajib ditindaklanjuti dan akan dipantau melalui surveilans acak.


Sementara itu, Kepala Bagian AUAK STAIN SAR Kepri, Dr. H. Imam Subekti, M.Pd.I., menyampaikan terima kasih atas kunjungan dan arahan yang diberikan tim asesor. Ia menegaskan bahwa perpustakaan STAIN SAR Kepri telah mengalami transformasi menuju digitalisasi, dilengkapi koleksi cetak dan elektronik, fasilitas multimedia, serta pustakawan bergelar magister. Meski demikian, pihaknya tetap terbuka terhadap evaluasi untuk perbaikan berkelanjutan.

Kegiatan visitasi ini mencerminkan komitmen STAIN SAR Kepri dalam menghadirkan layanan akademik yang bermutu dan berbasis literasi. Ke depan, kampus ini menargetkan penguatan peran perpustakaan sebagai pusat sumber daya intelektual yang adaptif terhadap dinamika global dan kontributif dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. (LF/Gby)