السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau melalui Unit Perpustakaan menerima kunjungan tim asesor dari Lembaga Akreditasi Perpustakaan Nasional Republik Indonesia dalam rangka visitasi akreditasi perpustakaan yang dilaksanakan selama tiga hari, Rabu–Jumat, 25–27 Juni 2025. Kegiatan ini menjadi bagian penting dari upaya penjaminan mutu dan transformasi kelembagaan dalam bidang literasi akademik.
Tim
asesor yang hadir terdiri dari Dra. Made Ayu Wirayati, M.I.Kom. (Direktur
Standarisasi dan Akreditasi), Desi Mardianingsih, S.Sos. (Kepala Pokja
Substansi Standar Nasional Perpustakaan dan asesor), dan Saskia Lupita, A.Md.
(Penjaminan Mutu). Selain itu, turut hadir Dr. Adin Bondar, M.Si., selaku
Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Perpusnas RI.
Dalam sambutannya, Dr. H. Muhammad Faisal, M.Ag., Ketua STAIN SAR Kepri, menekankan pentingnya menjadikan perpustakaan sebagai episentrum pengembangan peradaban kampus. Menurutnya, perpustakaan bukan hanya tempat penyimpanan buku, tetapi harus menjadi wahana kolaboratif yang inklusif dalam menciptakan atmosfer akademik yang unggul dan berdampak sosial.


"Perpustakaan adalah jantung institusi pendidikan tinggi. Ia harus hadir sebagai ruang dialog keilmuan, spiritualitas, dan inovasi sosial yang mampu menjawab tantangan zaman," tegas Dr. Faisal.
Sementara
itu, Deputi Perpusnas RI, Dr. Adin Bondar, M.Si., menyampaikan bahwa akreditasi
perpustakaan bukan sekadar pengakuan administratif, melainkan wujud
transformasi untuk membangun budaya literasi dan kecerdasan bangsa. Ia
menekankan bahwa perpustakaan abad ke-21 harus berfungsi sebagai pusat
kreativitas, verifikasi informasi, serta agen inklusi sosial. Beberapa program
strategis Perpusnas turut disampaikan, seperti ruang baca desa, KKN Tematik
Literasi, dan digitalisasi koleksi jurnal nasional maupun internasional.
Tim asesor menyampaikan bahwa visitasi ini bertujuan untuk menilai mutu layanan dan konsistensi pelaksanaan Standar Nasional Perpustakaan. Evaluasi dilakukan melalui diskusi dengan pimpinan, observasi fasilitas dan layanan, serta verifikasi dokumen pendukung. Tim juga menegaskan bahwa rekomendasi hasil visitasi bersifat wajib ditindaklanjuti dan akan dipantau melalui surveilans acak.


Sementara
itu, Kepala Bagian AUAK STAIN SAR Kepri, Dr. H. Imam Subekti, M.Pd.I.,
menyampaikan terima kasih atas kunjungan dan arahan yang diberikan tim asesor.
Ia menegaskan bahwa perpustakaan STAIN SAR Kepri telah mengalami transformasi
menuju digitalisasi, dilengkapi koleksi cetak dan elektronik, fasilitas
multimedia, serta pustakawan bergelar magister. Meski demikian, pihaknya tetap
terbuka terhadap evaluasi untuk perbaikan berkelanjutan.
Kegiatan visitasi ini mencerminkan komitmen STAIN SAR Kepri dalam menghadirkan layanan akademik yang bermutu dan berbasis literasi. Ke depan, kampus ini menargetkan penguatan peran perpustakaan sebagai pusat sumber daya intelektual yang adaptif terhadap dinamika global dan kontributif dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. (LF/Gby)
Mahasiswi PAI STAIN SAR Kepri Raih Juara II Hifdzil 10 Juz pada MTQH Tingkat Kota Tanjungpinang 2026
Workshop Multimedia PBA STAIN SAR Kepri Dorong Inovasi Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Digital
Perpanjangan Pendaftaran Ulang SPAN