السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Dosen STAIN Kepri Ikuti Bimtek ToT Pembelajaran Mendalam, Dukung Penguatan Kurikulum Nasional Berbasis Nilai Holistik

  • 23 Juni 2025
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 364
Berita Utama

Jakarta, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Dalam rangka mendukung penguatan kurikulum nasional dan peningkatan kualitas pendidikan Indonesia, Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau mengutus dua orang dosen Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Islam (MPI) untuk mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Narasumber Training of Trainers (ToT) Pembelajaran Mendalam (PM). Kegiatan ini diselenggarakan oleh pemerintah pusat sebagai upaya strategis dalam menyiapkan narasumber nasional untuk implementasi Pembelajaran Mendalam di tingkat sekolah.

Kegiatan Bimtek dilaksanakan dalam dua tahap, yakni pada 10–16 Juni 2025 di Yogyakarta dan dilanjutkan pada 16–22 Juni 2025 di Jakarta. STAIN SAR Kepri diwakili oleh Dr. Ramandha Rudwi Hantoro, M.Pd.I dan Dr. Ria Kurniawati, M.Pd.I, yang keduanya nantinya akan berperan sebagai narasumber dalam pelatihan guru dan kepala sekolah di Provinsi Kepulauan Riau.

Pembelajaran Mendalam (PM) merupakan pendekatan pembelajaran yang bertujuan memperkuat proses belajar agar lebih bermakna, memuliakan, berkesadaran, dan menggembirakan. PM bukan kurikulum baru, tetapi merupakan integrasi dari berbagai pendekatan sebelumnya seperti CBSA, PAKEM, PAIKEM, dan Contextual Teaching and Learning (CTL), yang disesuaikan dengan kebutuhan dan tantangan pendidikan masa kini. Pendekatan ini mengedepankan integrasi olah pikir, olah hati, olah rasa, dan olah raga secara holistik dalam proses pembelajaran.


Kehadiran dosen STAIN SAR Kepri dalam forum nasional ini mencerminkan komitmen institusi dalam mendukung kebijakan pendidikan nasional serta kontribusi aktif dalam pengembangan profesionalisme pendidik di wilayah Kepulauan Riau. Kehadiran mereka juga menjadi bagian dari proses transformasi peran perguruan tinggi keagamaan dalam menciptakan dampak nyata di masyarakat pendidikan.

Salah satu narasumber nasional dalam Bimtek, Dr. Ari Sulistyo, S.Pd., M.Sc, menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan kegiatan ini.

“Kegiatan ini merupakan langkah strategis pemerintah Indonesia dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui pendekatan Pembelajaran Mendalam. Pendekatan ini tidak hanya sebatas formalitas, tetapi benar-benar menyentuh praktik nyata di ruang kelas. Kehadiran para pakar dan pelibatan berbagai institusi pendidikan menunjukkan keseriusan dalam mengembangkan konsep ini,” ujarnya.


STAIN SAR Kepri berharap dengan terlibatnya dua dosen sebagai Instruktur Nasional Pembelajaran Mendalam, institusi ini dapat menjadi rujukan utama bagi sekolah dan lembaga pendidikan di wilayah Kepulauan Riau dalam mengimplementasikan pendekatan ini secara tepat. Komitmen ini sejalan dengan visi STAIN SAR Kepri sebagai kampus yang menjunjung tinggi integrasi keilmuan dan kemanfaatan bagi pengembangan pendidikan Islam yang unggul dan relevan.

Melalui partisipasi aktif ini, STAIN SAR Kepri menegaskan kontribusinya dalam implementasi kebijakan pendidikan yang berkualitas, kontekstual, dan berbasis nilai, sekaligus memperkuat perannya sebagai institusi yang adaptif terhadap perkembangan kebijakan nasional. (RRH/LF/Gby)