السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Dr. Fadhila Yonata, M.Pd., dosen Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau, mencatatkan prestasi akademik membanggakan melalui publikasi artikel ilmiah di jurnal internasional bereputasi Scopus Q1. Artikel berjudul “Demystifying Gender‐Value‐Laden English Materials Used for Indonesian Senior High Schools: Multimodal Analysis and Teachers' Voices” ini terbit di jurnal Sexuality, Gender and Policy dan dapat diakses melalui tautan https://doi.org/10.1002/sgp2.70013.
Penelitian
yang dilakukan bersama tim akademisi lintas perguruan tinggi ini menganalisis
representasi gender dalam buku teks Bahasa Inggris kelas XII yang digunakan
secara luas di sekolah menengah atas di Indonesia. Dengan pendekatan critical
multimodal discourse analysis, penelitian ini mengungkap adanya bias gender
yang cukup signifikan, baik dari segi teks maupun visual.
Hasil
kajian menunjukkan bahwa perempuan lebih sering digambarkan sebagai sosok yang
emosional, cemas, dan terbatas dalam ruang domestik, sementara laki-laki
ditampilkan lebih dominan dalam peran profesional, fisik, dan publik. Pembagian
peran sosial dan pekerjaan dalam buku teks memperkuat struktur hierarki gender
yang menempatkan perempuan dalam posisi subordinat.
“Buku
teks Bahasa Inggris bukan sekadar sarana belajar bahasa, tetapi juga menjadi
artefak kurikulum yang memuat nilai-nilai sosial tertentu. Ketimpangan
representasi antara laki-laki dan perempuan mencerminkan masih kuatnya
stereotip dalam dunia pendidikan kita,” jelas Dr. Fadhila Yonata, yang juga
menjabat sebagai Plt. Ketua Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Islam
(MPI) STAIN SAR Kepri, Jumat (20/6/2025).
Untuk
memperkuat hasil temuan, penelitian ini juga melibatkan wawancara
semi-terstruktur dengan sejumlah guru Bahasa Inggris di tingkat SMA. Para guru
memberikan tanggapan kritis terhadap isi buku ajar dan menyampaikan sejumlah
rekomendasi, antara lain pentingnya revisi terhadap konten teks dan visual agar
perempuan juga dapat direpresentasikan dalam peran yang kuat, aktif, dan setara
dengan laki-laki.
Secara metodologis, kajian ini mengkaji berbagai aspek praktik sosial dalam buku teks, termasuk karakter, tindakan, waktu, cara bertindak, penampilan, atribut, serta lokasi aktivitas. Temuan mendalam menunjukkan bahwa perempuan sering kali digambarkan dalam posisi kerja yang lebih rendah dibandingkan laki-laki, yang menunjukkan bias struktural dalam representasi dunia kerja.
Ketua
STAIN SAR Kepri, Dr. H. Muhammad Faisal, M.Ag., menyampaikan apresiasi atas
capaian tersebut dan menyatakan bahwa publikasi ini merupakan bukti nyata
komitmen lembaga dalam mendorong dosen untuk menghasilkan karya ilmiah
bereputasi internasional yang berdampak pada pengembangan ilmu dan masyarakat.
“Riset
ini tidak hanya membanggakan dari sisi capaian publikasi, tetapi juga sangat
relevan secara sosial. Ini bentuk kontribusi nyata STAIN SAR Kepri dalam
mewujudkan pendidikan yang adil, inklusif, dan sensitif terhadap isu-isu
kontemporer seperti kesetaraan gender,” ungkapnya.
Penelitian
ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan literasi kritis dan
kesetaraan gender di lingkungan pendidikan. Hasilnya menjadi rujukan strategis
bagi pengembang kurikulum, penulis buku ajar, dan pemangku kebijakan pendidikan
dalam merumuskan materi ajar yang lebih adil dan inklusif. Penelitian lanjutan
juga disarankan untuk memperluas analisis ke jenjang pendidikan yang berbeda
serta mengevaluasi perubahan persepsi siswa melalui studi longitudinal. (LF/Gby)
Mahasiswi PAI STAIN SAR Kepri Raih Juara II Hifdzil 10 Juz pada MTQH Tingkat Kota Tanjungpinang 2026
Workshop Multimedia PBA STAIN SAR Kepri Dorong Inovasi Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Digital
Perpanjangan Pendaftaran Ulang SPAN