السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau menyelenggarakan kegiatan Workshop Literasi bertema “Bimbingan Teknis Literasi Informasi untuk Penyelesaian Karya Ilmiah”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 19 Juni 2025, bertempat di Ruang Rapat Dosen Gedung Kuliah Terpadu STAIN Kepri.
Workshop
ini menghadirkan narasumber Dr. Eki Darmawan, S.Sos., M.I.P., dosen sekaligus
Wakil Dekan II Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Maritim Raja
Ali Haji (UMRAH). Dalam pemaparannya, Dr. Eki menyampaikan materi tentang
strategi penulisan karya ilmiah yang efektif, mulai dari tahap perumusan
masalah hingga publikasi hasil penelitian.
Ketua
Program Studi IAT STAIN Kepri, Dr. Muhammad Lazim, Lc., M.A., dalam sambutannya
mengungkapkan bahwa kegiatan ini dirancang untuk membekali mahasiswa dengan
literasi akademik sebagai fondasi dalam penyusunan tugas akhir. Penulisan karya
ilmiah bukan hanya keterampilan teknis, tetapi juga bagian dari proses
pembentukan integritas dan kecakapan intelektual mahasiswa.
Plh
Ketua STAIN Kepri, Dr. Almahfuz, M.Si., secara resmi membuka kegiatan tersebut.
Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya perencanaan yang matang dan
disiplin waktu dalam penyelesaian karya ilmiah.
“Mahasiswa
harus disiapkan sejak awal agar dapat menyelesaikan skripsi tepat waktu dengan
kualitas yang terjaga. Literasi ilmiah menjadi kunci untuk membangun kapasitas
akademik yang solid,” tegasnya.
Dr.
Eki Darmawan, dalam sesi inti, menekankan bahwa karya ilmiah merupakan laporan
sistematis dan objektif dari hasil kajian atau penelitian yang disusun sesuai
kaidah akademik. Ia menjelaskan bahwa setiap karya ilmiah harus disusun
berdasarkan kerangka metodologis yang jelas, menggunakan bahasa formal, serta
memiliki struktur yang terdiri dari: judul, kajian pustaka, metode penelitian,
hasil dan pembahasan, hingga kesimpulan dan rekomendasi.
Ia
juga menyampaikan pentingnya literature review dalam karya ilmiah, yang
tidak hanya menunjukkan penguasaan teori, tetapi juga berfungsi sebagai
landasan untuk menemukan celah penelitian (research gap).
“Mahasiswa
perlu membekali diri dengan kemampuan menelusuri dan menganalisis referensi
ilmiah agar karya yang dihasilkan dapat berkontribusi secara nyata dalam
pengembangan ilmu,” jelasnya.
Kegiatan
ini tidak hanya diikuti dengan antusias oleh mahasiswa, tetapi juga menjadi
ruang dialog antara narasumber dan peserta mengenai kendala yang kerap dihadapi
dalam penulisan karya ilmiah. Dalam sesi akhir, narasumber mendorong mahasiswa
untuk menjadikan hasil penelitian mereka sebagai kontribusi nyata bagi
masyarakat, tidak hanya terbatas dalam ruang lingkup kampus. (LF/Gby)
Mahasiswi PAI STAIN SAR Kepri Raih Juara II Hifdzil 10 Juz pada MTQH Tingkat Kota Tanjungpinang 2026
Workshop Multimedia PBA STAIN SAR Kepri Dorong Inovasi Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Digital
Perpanjangan Pendaftaran Ulang SPAN