السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Dalam rangka Ujian Akhir Semester (UAS) Mata Kuliah Entrepreneurship, mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau menggelar kegiatan bazar kuliner homemade sebagai bentuk praktik kewirausahaan. Kegiatan berlangsung pada Rabu, 18 Juni 2025, bertempat di Lobi Gedung Kuliah Terpadu STAIN Kepri, dengan melibatkan mahasiswa semester IV yang terbagi dalam tujuh kelompok usaha.
Dosen
pengampu mata kuliah Entrepreneurship, Devi Nirmayuni, M.Ag.,
menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari proyek akhir semester yang
bertujuan melatih mahasiswa dalam mengelola usaha secara riil, mulai dari
perencanaan bisnis hingga evaluasi keuangan.
“Melalui proyek ini, mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga menerapkannya secara langsung, mulai dari menghitung modal, mengelola keuangan, hingga memahami perilaku konsumen,” ujarnya.


Seluruh
produk kuliner yang dijajakan merupakan hasil olahan mandiri mahasiswa dengan
konsep homemade, yang diolah dan dikemas sesuai prinsip kebersihan,
kreativitas, dan nilai jual. Salah satu produk yang menarik perhatian pembeli
adalah Bakso Cale, bakso goreng tusuk yang dijual dengan harga
terjangkau dan cepat habis terjual hanya dalam waktu kurang dari dua jam.
Salsabilla
Rahmadhani, salah satu mahasiswa peserta bazar, mengungkapkan bahwa kegiatan
ini memberinya pengalaman pertama dalam menjajakan produk di lingkungan kampus.
“Kami mempraktikkan teori seperti pemilihan lokasi strategis, perencanaan bisnis (business plan), dan strategi pemasaran. Dari kegiatan ini, kelompok kami memperoleh keuntungan sekitar 20 persen dari modal awal,” terangnya.

Ia
juga menambahkan bahwa pemilihan produk dan penyesuaian harga menjadi kunci
keberhasilan penjualan. Selain itu, antusiasme pembeli yang tinggi memberikan
motivasi lebih bagi mahasiswa untuk mengembangkan ide usaha yang kreatif dan
relevan dengan kebutuhan pasar kampus.
Ketua
Program Studi IAT STAIN Kepri, Dr. Muhammad Lazim, Lc., M.A., turut
mengapresiasi inisiatif mahasiswa dan dosen dalam menghadirkan pembelajaran
yang aplikatif dan bermakna. Ia menegaskan bahwa Prodi IAT berkomitmen untuk
terus memperkuat kompetensi kewirausahaan mahasiswa melalui pendekatan
pembelajaran yang kontekstual dan berbasis kebutuhan masa depan.
Kegiatan
bazar ini menjadi wujud implementasi pembelajaran berbasis proyek (project-based
learning) yang mendukung penguatan soft skill mahasiswa di bidang
kewirausahaan. STAIN Kepri melalui Prodi IAT berkomitmen untuk terus
menghadirkan inovasi pembelajaran yang tidak hanya teoritis, tetapi juga
aplikatif dan berdampak nyata terhadap pengembangan kapasitas mahasiswa.
(LF/Gby)
Mahasiswi PAI STAIN SAR Kepri Raih Juara II Hifdzil 10 Juz pada MTQH Tingkat Kota Tanjungpinang 2026
Workshop Multimedia PBA STAIN SAR Kepri Dorong Inovasi Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Digital
Perpanjangan Pendaftaran Ulang SPAN