السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Integrasi Teori dan Praktik, Mahasiswa Prodi IAT STAIN Kepri Terapkan Kewirausahaan Melalui Bazar Kuliner

  • 18 Juni 2025
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 197
Kabar Prodi

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Dalam rangka Ujian Akhir Semester (UAS) Mata Kuliah Entrepreneurship, mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau menggelar kegiatan bazar kuliner homemade sebagai bentuk praktik kewirausahaan. Kegiatan berlangsung pada Rabu, 18 Juni 2025, bertempat di Lobi Gedung Kuliah Terpadu STAIN Kepri, dengan melibatkan mahasiswa semester IV yang terbagi dalam tujuh kelompok usaha.

Dosen pengampu mata kuliah Entrepreneurship, Devi Nirmayuni, M.Ag., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari proyek akhir semester yang bertujuan melatih mahasiswa dalam mengelola usaha secara riil, mulai dari perencanaan bisnis hingga evaluasi keuangan.

“Melalui proyek ini, mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga menerapkannya secara langsung, mulai dari menghitung modal, mengelola keuangan, hingga memahami perilaku konsumen,” ujarnya.


Seluruh produk kuliner yang dijajakan merupakan hasil olahan mandiri mahasiswa dengan konsep homemade, yang diolah dan dikemas sesuai prinsip kebersihan, kreativitas, dan nilai jual. Salah satu produk yang menarik perhatian pembeli adalah Bakso Cale, bakso goreng tusuk yang dijual dengan harga terjangkau dan cepat habis terjual hanya dalam waktu kurang dari dua jam.

Salsabilla Rahmadhani, salah satu mahasiswa peserta bazar, mengungkapkan bahwa kegiatan ini memberinya pengalaman pertama dalam menjajakan produk di lingkungan kampus.

“Kami mempraktikkan teori seperti pemilihan lokasi strategis, perencanaan bisnis (business plan), dan strategi pemasaran. Dari kegiatan ini, kelompok kami memperoleh keuntungan sekitar 20 persen dari modal awal,” terangnya.


Ia juga menambahkan bahwa pemilihan produk dan penyesuaian harga menjadi kunci keberhasilan penjualan. Selain itu, antusiasme pembeli yang tinggi memberikan motivasi lebih bagi mahasiswa untuk mengembangkan ide usaha yang kreatif dan relevan dengan kebutuhan pasar kampus.

Ketua Program Studi IAT STAIN Kepri, Dr. Muhammad Lazim, Lc., M.A., turut mengapresiasi inisiatif mahasiswa dan dosen dalam menghadirkan pembelajaran yang aplikatif dan bermakna. Ia menegaskan bahwa Prodi IAT berkomitmen untuk terus memperkuat kompetensi kewirausahaan mahasiswa melalui pendekatan pembelajaran yang kontekstual dan berbasis kebutuhan masa depan.

Kegiatan bazar ini menjadi wujud implementasi pembelajaran berbasis proyek (project-based learning) yang mendukung penguatan soft skill mahasiswa di bidang kewirausahaan. STAIN Kepri melalui Prodi IAT berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi pembelajaran yang tidak hanya teoritis, tetapi juga aplikatif dan berdampak nyata terhadap pengembangan kapasitas mahasiswa. (LF/Gby)