السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau kembali menunjukkan kontribusi aktif dalam pemberdayaan ekonomi lokal melalui partisipasi dalam kegiatan Pelatihan UMKM. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Provinsi Kepulauan Riau pada Rabu hingga Jumat, 11–13 Juni 2025, bertempat di Awandari Resort Bintan.
Pelatihan
ini dihadiri oleh Kepala Dinas Koperasi UKM Provinsi Kepri, Riki Rionaldi,
S.STP., M.Si., Plh. Ketua STAIN Kepri, Dr. Almahfuz, M.Si., serta para
narasumber dari kalangan pengusaha dan akademisi, termasuk M. Sadmi Al-Qoyum (Owner
D’Sayur), Kaprodi Akuntansi Syariah STAIN Kepri Raja Hesti Hafriza, M.M., dan
pemilik Abon Tanjungpinang. Selain itu, perwakilan dari Bank Mandiri dan BPJS
juga turut ambil bagian dalam mendukung kegiatan ini.
Sebagai
bentuk pendekatan interaktif, peserta pelatihan yang terdiri dari lebih dari
150 mahasiswa se-Pulau Bintan dibagi ke dalam lima kelas tematik. Setiap kelas
menghadirkan sejumlah narasumber yang membahas aspek strategis dalam
pengembangan UMKM, mulai dari manajemen keuangan, pemanfaatan teknologi
digital, strategi branding, hingga literasi perlindungan sosial bagi pelaku
usaha.
Kepala
Dinas Koperasi UKM Provinsi Kepri, Riki Rionaldi, dalam sambutannya
menyampaikan apresiasi yang tinggi atas partisipasi aktif mahasiswa, khususnya
dari STAIN Kepri, dalam mendukung penguatan sektor UMKM di Kepulauan Riau.
Menurutnya, pelatihan ini bukan semata ruang pembelajaran, tetapi juga menjadi
bentuk kontribusi nyata generasi muda dalam mendorong pertumbuhan ekonomi
lokal.
“Mahasiswa hari ini adalah calon penggerak perekonomian masa depan. Kita berharap kampus, pemerintah, dan pelaku usaha dapat terus menjalin kolaborasi untuk menciptakan ekosistem UMKM yang berdaya saing dan berkelanjutan,” tegasnya.


Sementara
itu, Muhammad Khairil Ramadhan, Koordinator Daerah BEM SI Kepri sekaligus
mahasiswa STAIN Kepri, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bentuk
kepercayaan Dinas Koperasi UKM terhadap potensi pemuda, khususnya mahasiswa,
dalam mengembangkan keterampilan kewirausahaan.
“Kami
sangat mengapresiasi kepercayaan yang diberikan oleh Dinas Koperasi UKM Kepri,
khususnya melalui Pak Kadis, yang telah melibatkan kami secara langsung dalam kegiatan
strategis ini. Ini menjadi momentum bagi generasi muda untuk mengembangkan soft
skill kewirausahaan dan berkontribusi langsung bagi pembangunan daerah,”
ungkap Khairil.
Ia
juga menambahkan bahwa sosok Riki Rionaldi sebagai Kepala Dinas termuda di
Kepri bahkan se-Indonesia telah menunjukkan komitmen nyata dalam mendorong
pelibatan aktif mahasiswa dan pemuda dalam pembangunan UMKM. Hal ini dibuktikan
dengan berbagai kebijakan yang inklusif dan mendukung keterlibatan kalangan
muda dalam setiap program pemberdayaan ekonomi.
Melalui
keterlibatan ini, STAIN Kepri kembali menegaskan posisinya sebagai institusi
pendidikan tinggi keagamaan yang aktif berkontribusi dalam pemberdayaan
masyarakat serta penguatan kapasitas generasi muda dalam bidang kewirausahaan
berbasis nilai-nilai keislaman, kemandirian, dan kolaborasi lintas sektor. (Khairil/LF/Gby)
Mahasiswi PAI STAIN SAR Kepri Raih Juara II Hifdzil 10 Juz pada MTQH Tingkat Kota Tanjungpinang 2026
Workshop Multimedia PBA STAIN SAR Kepri Dorong Inovasi Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Digital
Perpanjangan Pendaftaran Ulang SPAN