السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Mahasiswa STAIN Kepri Berkontribusi dalam Pelatihan UMKM: Kolaborasi Strategis BEM SI Kepri dan Dinas Koperasi UKM Provinsi Kepri

  • 13 Juni 2025
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 213
Kegiatan Mahasiswa

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau kembali menunjukkan kontribusi aktif dalam pemberdayaan ekonomi lokal melalui partisipasi dalam kegiatan Pelatihan UMKM. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Provinsi Kepulauan Riau pada Rabu hingga Jumat, 11–13 Juni 2025, bertempat di Awandari Resort Bintan.

Pelatihan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Koperasi UKM Provinsi Kepri, Riki Rionaldi, S.STP., M.Si., Plh. Ketua STAIN Kepri, Dr. Almahfuz, M.Si., serta para narasumber dari kalangan pengusaha dan akademisi, termasuk M. Sadmi Al-Qoyum (Owner D’Sayur), Kaprodi Akuntansi Syariah STAIN Kepri Raja Hesti Hafriza, M.M., dan pemilik Abon Tanjungpinang. Selain itu, perwakilan dari Bank Mandiri dan BPJS juga turut ambil bagian dalam mendukung kegiatan ini.

Sebagai bentuk pendekatan interaktif, peserta pelatihan yang terdiri dari lebih dari 150 mahasiswa se-Pulau Bintan dibagi ke dalam lima kelas tematik. Setiap kelas menghadirkan sejumlah narasumber yang membahas aspek strategis dalam pengembangan UMKM, mulai dari manajemen keuangan, pemanfaatan teknologi digital, strategi branding, hingga literasi perlindungan sosial bagi pelaku usaha.

Kepala Dinas Koperasi UKM Provinsi Kepri, Riki Rionaldi, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi atas partisipasi aktif mahasiswa, khususnya dari STAIN Kepri, dalam mendukung penguatan sektor UMKM di Kepulauan Riau. Menurutnya, pelatihan ini bukan semata ruang pembelajaran, tetapi juga menjadi bentuk kontribusi nyata generasi muda dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

“Mahasiswa hari ini adalah calon penggerak perekonomian masa depan. Kita berharap kampus, pemerintah, dan pelaku usaha dapat terus menjalin kolaborasi untuk menciptakan ekosistem UMKM yang berdaya saing dan berkelanjutan,” tegasnya.


Sementara itu, Muhammad Khairil Ramadhan, Koordinator Daerah BEM SI Kepri sekaligus mahasiswa STAIN Kepri, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bentuk kepercayaan Dinas Koperasi UKM terhadap potensi pemuda, khususnya mahasiswa, dalam mengembangkan keterampilan kewirausahaan.

“Kami sangat mengapresiasi kepercayaan yang diberikan oleh Dinas Koperasi UKM Kepri, khususnya melalui Pak Kadis, yang telah melibatkan kami secara langsung dalam kegiatan strategis ini. Ini menjadi momentum bagi generasi muda untuk mengembangkan soft skill kewirausahaan dan berkontribusi langsung bagi pembangunan daerah,” ungkap Khairil.

Ia juga menambahkan bahwa sosok Riki Rionaldi sebagai Kepala Dinas termuda di Kepri bahkan se-Indonesia telah menunjukkan komitmen nyata dalam mendorong pelibatan aktif mahasiswa dan pemuda dalam pembangunan UMKM. Hal ini dibuktikan dengan berbagai kebijakan yang inklusif dan mendukung keterlibatan kalangan muda dalam setiap program pemberdayaan ekonomi.

Melalui keterlibatan ini, STAIN Kepri kembali menegaskan posisinya sebagai institusi pendidikan tinggi keagamaan yang aktif berkontribusi dalam pemberdayaan masyarakat serta penguatan kapasitas generasi muda dalam bidang kewirausahaan berbasis nilai-nilai keislaman, kemandirian, dan kolaborasi lintas sektor. (Khairil/LF/Gby)