السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Dosen Prodi HKI STAIN Kepri Laksanakan Pengabdian Masyarakat Melalui Pembinaan Baca Tulis Al-Qur’an dengan Metode Al-Tashil di Batam

  • 14 Juni 2025
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 264
Berita Utama

Batam, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Salah satu dosen Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau, M. Zamhari, S.H.I., M.S.I., melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui program pembinaan baca tulis Al-Qur’an menggunakan Metode Al-Tashil di dua lembaga pendidikan Islam di Kota Batam, yaitu MI Miftahul Ulum Bengkong dan Yayasan Al-Jamilun.

Kegiatan pengabdian ini merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam bidang pengabdian masyarakat yang berfokus pada peningkatan kapasitas guru dan pengelola lembaga pendidikan Al-Qur’an. Metode Al-Tashil, yang ditulis dan dikembangkan langsung oleh M. Zamhari, merupakan pendekatan sistematis dalam pembelajaran baca tulis Al-Qur’an yang menitikberatkan pada kemudahan, keterpaduan kurikulum, serta pembentukan sikap, pengetahuan, dan keterampilan peserta didik.

Pelaksanaan pengabdian dimulai dengan pelatihan intensif kepada para guru di masing-masing lembaga, yang dilanjutkan dengan pembinaan rutin mingguan. Di MI Miftahul Ulum, tercatat sebanyak 28 orang guru mengikuti pembinaan, sementara di Yayasan Al-Jamilun sebanyak 14 orang guru menjadi peserta aktif.

“Program ini dirancang untuk membantu guru dalam merancang kurikulum baca tulis Al-Qur’an yang aplikatif, sekaligus memberikan pendampingan dalam implementasi metode pengajaran yang efektif. Metode Al-Tashil bertujuan mempermudah para ustaz dan pengelola dalam mengelola pembelajaran dan tata kelola lembaga pendidikan Al-Qur’an, baik pada jenjang PIAUD, MI, maupun MTs,” ungkap M. Zamhari.


Puncak kegiatan pengabdian ditandai dengan partisipasi dalam Haflah Akhirusannah Tahun Pelajaran 2024–2025 yang diselenggarakan oleh Yayasan Al-Jamilun pada Ahad, 15 Juni 2025. Dalam kegiatan tersebut, siswa dan guru menampilkan hasil pembelajaran yang telah berlangsung selama satu semester menggunakan pendekatan Al-Tashil.

Diketahui bahwa kegiatan pengabdian ini bukan bersifat temporer, melainkan dilaksanakan secara berkelanjutan dalam jangka waktu yang telah disepakati bersama pihak lembaga. Kerja sama antara dosen dan lembaga mitra rata-rata berlangsung selama tiga tahun, dengan laporan kegiatan disampaikan secara periodik setiap semester kepada pihak kampus.

Melalui kegiatan pengabdian ini, STAIN Kepri menunjukkan kontribusi nyata dalam mendukung penguatan literasi keagamaan masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan Al-Qur’an. Diharapkan, program ini dapat menjadi model implementatif yang dapat direplikasi di lembaga-lembaga pendidikan Islam lainnya di Kepulauan Riau dan sekitarnya. (LF/Gby)