السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Batam, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Salah satu dosen Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau, M. Zamhari, S.H.I., M.S.I., melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui program pembinaan baca tulis Al-Qur’an menggunakan Metode Al-Tashil di dua lembaga pendidikan Islam di Kota Batam, yaitu MI Miftahul Ulum Bengkong dan Yayasan Al-Jamilun.
Kegiatan
pengabdian ini merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi
dalam bidang pengabdian masyarakat yang berfokus pada peningkatan kapasitas
guru dan pengelola lembaga pendidikan Al-Qur’an. Metode Al-Tashil, yang
ditulis dan dikembangkan langsung oleh M. Zamhari, merupakan pendekatan
sistematis dalam pembelajaran baca tulis Al-Qur’an yang menitikberatkan pada
kemudahan, keterpaduan kurikulum, serta pembentukan sikap, pengetahuan, dan
keterampilan peserta didik.
Pelaksanaan
pengabdian dimulai dengan pelatihan intensif kepada para guru di masing-masing
lembaga, yang dilanjutkan dengan pembinaan rutin mingguan. Di MI Miftahul Ulum,
tercatat sebanyak 28 orang guru mengikuti pembinaan, sementara di Yayasan
Al-Jamilun sebanyak 14 orang guru menjadi peserta aktif.
“Program ini dirancang untuk membantu guru dalam merancang kurikulum baca tulis Al-Qur’an yang aplikatif, sekaligus memberikan pendampingan dalam implementasi metode pengajaran yang efektif. Metode Al-Tashil bertujuan mempermudah para ustaz dan pengelola dalam mengelola pembelajaran dan tata kelola lembaga pendidikan Al-Qur’an, baik pada jenjang PIAUD, MI, maupun MTs,” ungkap M. Zamhari.


Puncak
kegiatan pengabdian ditandai dengan partisipasi dalam Haflah Akhirusannah Tahun
Pelajaran 2024–2025 yang diselenggarakan oleh Yayasan Al-Jamilun pada Ahad, 15
Juni 2025. Dalam kegiatan tersebut, siswa dan guru menampilkan hasil
pembelajaran yang telah berlangsung selama satu semester menggunakan pendekatan
Al-Tashil.
Diketahui
bahwa kegiatan pengabdian ini bukan bersifat temporer, melainkan dilaksanakan
secara berkelanjutan dalam jangka waktu yang telah disepakati bersama pihak
lembaga. Kerja sama antara dosen dan lembaga mitra rata-rata berlangsung selama
tiga tahun, dengan laporan kegiatan disampaikan secara periodik setiap semester
kepada pihak kampus.
Melalui
kegiatan pengabdian ini, STAIN Kepri menunjukkan kontribusi nyata dalam
mendukung penguatan literasi keagamaan masyarakat, khususnya dalam bidang
pendidikan Al-Qur’an. Diharapkan, program ini dapat menjadi model implementatif
yang dapat direplikasi di lembaga-lembaga pendidikan Islam lainnya di Kepulauan
Riau dan sekitarnya. (LF/Gby)
Mahasiswi PAI STAIN SAR Kepri Raih Juara II Hifdzil 10 Juz pada MTQH Tingkat Kota Tanjungpinang 2026
Workshop Multimedia PBA STAIN SAR Kepri Dorong Inovasi Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Digital
Perpanjangan Pendaftaran Ulang SPAN