السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Tanjungpinang, Bintan Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu – Pelantikan Pengurus Wilayah Masyarakat Ekonomi Syariah (PW MES) Kepulauan Riau yang digelar pada Kamis (12/6) di Balairung Wan Seri Beni, Dompak, mendapat sambutan positif dari berbagai pihak, termasuk dari kalangan akademisi, salah satunya dari STAIN Sultan Abdurrahman Kepri sebagai peluang memperkuat sinergi antara dunia akademik dan penggerak ekonomi syariah daerah.
Ketua STAIN Kepri Dr. H. Muhammad Faisal, M.Ag, yang juga tercatat sebagai anggota Komisi Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Kepri, menyampaikan dukungannya terhadap pelantikan ini. Ia menilai kehadiran MES Kepri akan menjadi motor penggerak penting dalam membangun ekosistem ekonomi syariah di wilayah strategis perbatasan.
“Kami menyambut positif terbentuknya MES Kepulauan Riau. Semoga ke depan MES bisa bersinergi dengan STAIN Kepri dalam membangun dan memperluas literasi serta implementasi ekonomi syariah, khususnya melalui pelibatan aktif para akademisi dan mahasiswa,” ujar Dr. Faisal saat dikonfirmasi melalui Humas kampus.
Dalam pandangan akademisi STAIN Kepri, pengembangan ekonomi syariah harus berbasis pada riset dan edukasi berkelanjutan. Oleh karena itu, kampus sangat terbuka untuk menjalin kolaborasi dalam bentuk pelatihan, seminar, riset terapan, dan program pengabdian masyarakat.
Pelantikan PW MES Kepri kali ini menetapkan H. Muhammad Zulkamirillah sebagai Ketua, dengan Dwi Vita Lestari sebagai Sekretaris Umum dan Hasan sebagai Bendahara Umum, berdasarkan SK Nomor 006/SK/MES-PST/II/2025 untuk periode 1446–1451 H.
Kegiatan pelantikan juga dirangkaikan dengan workshop pasar modal syariah dan rapat kerja PW MES Kepri, yang menetapkan berbagai program strategis hingga tahun 2029. Workshop tersebut menjadi bagian dari upaya peningkatan literasi keuangan syariah yang turut melibatkan Bursa Efek Indonesia (BEI) dan institusi keuangan lainnya.
Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Provinsi Kepri, Adi Prihantara, menggarisbawahi pentingnya sinergi PW MES Kepri dengan visi pembangunan ekonomi daerah, khususnya dalam mendorong transformasi ekonomi biru di wilayah kepulauan.
Senada dengan hal itu, pihak STAIN Kepri menegaskan kesiapan lembaganya untuk turut serta dalam roadmap tersebut, khususnya dalam mengembangkan industri halal dan membentuk pusat kajian ekonomi syariah di kawasan perbatasan.
“Melalui peran kami di KDEKS dan sebagai institusi pendidikan tinggi, kami siap mendampingi pengembangan program-program MES Kepri dengan pendekatan ilmiah dan partisipatif,” tambah Dr. Faisal.
Dengan semangat kolaborasi dan komitmen memperkuat nilai-nilai syariah dalam pembangunan, STAIN Kepri berharap peran akademisi tidak hanya terbatas dalam ruang kelas, tetapi juga nyata dalam transformasi sosial ekonomi masyarakat.(Gby/LF)
Mahasiswi PAI STAIN SAR Kepri Raih Juara II Hifdzil 10 Juz pada MTQH Tingkat Kota Tanjungpinang 2026
Workshop Multimedia PBA STAIN SAR Kepri Dorong Inovasi Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Digital
Perpanjangan Pendaftaran Ulang SPAN