السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Mekkah, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu – Dalam momentum bersejarah yang berlangsung di Tanah Suci, Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau secara resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Arab Saudi pada Selasa, 10 Juni 2025.
Penandatanganan ini dilakukan oleh Ketua STAIN Sultan Abdurrahman Kepri, Dr. H. Muhammad Faisal, M.Ag dan Ketua Karakteker PCINU Arab Saudi, Dr. KH. Ahmad Fahmy Al Anfanany. Kegiatan tersebut berlangsung sekaligus kunjungan ketua STAIN Kepri dalam rangka tugas negara sebagai anggota Tim Monitoring dan Evaluasi Ibadah Haji 1446H/2025M.
Kerja sama ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat hubungan antara institusi pendidikan Islam di Indonesia serta menjadi peran perguruan tinggi dan organisasi keagamaan dalam pembangunan sumber daya umat di tingkat internasional.

MoU tersebut bertujuan untuk memperluas kolaborasi dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, serta membuka peluang bagi mahasiswa dan dosen STAIN Kepri untuk berpartisipasi dalam program-program keilmuan dan keagamaan di Arab Saudi. Kerja sama ini juga diharapkan dapat memperkaya wawasan akademik dan meningkatkan kualitas pendidikan Islam di Kepulauan Riau.
“Kerja sama dengan PCINU Arab Saudi bukan hanya bentuk diplomasi akademik, tetapi juga jembatan strategis untuk memperluas kontribusi STAIN Kepri di dunia Islam global, khususnya melalui penguatan jaringan keilmuan dan dakwah moderat di kawasan Timur Tengah,” ujar Dr. Faisal.
Ketua STAIN Kepri, Dr. H. Muhammad Faisal, M.Ag menegaskan bahwa penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Arab Saudi akan ditindaklanjuti dengan perjanjian kerja sama konkret di tingkat Program Studi. Kerja sama ini akan fokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), pertukaran keilmuan, pemanfaatan fasilitas bersama, serta pelibatan diaspora NU dalam mendukung pendidikan tinggi Indonesia.
Sementara itu, Ketua Karateker PCINU Arab Saudi menyambut baik kerja sama ini dan berharap sinergi ini dapat memperkuat misi kebudayaan, pendidikan, serta penyebaran Islam moderat di kalangan masyarakat Indonesia di Arab Saudi. Ia juga menekankan pentingnya menjadikan diaspora Indonesia sebagai aset strategis bangsa yang perlu diberdayakan bersama.
Dengan semangat kolaboratif, STAIN Sultan Abdurrahman Kepri dan PCINU Arab Saudi berkomitmen untuk bersama-sama memperkuat peradaban Islam yang inklusif, ilmiah, dan berwawasan kebangsaan di kancah internasional. Kerja sama ini juga menegaskan posisi STAIN Kepri sebagai perguruan tinggi Islam yang adaptif dan terbuka terhadap kerja sama lintas negara, sejalan dengan visi globalisasi pendidikan tinggi dan dakwah Islam rahmatan lil ‘alamin.(Gby/LF)
Mahasiswi PAI STAIN SAR Kepri Raih Juara II Hifdzil 10 Juz pada MTQH Tingkat Kota Tanjungpinang 2026
Workshop Multimedia PBA STAIN SAR Kepri Dorong Inovasi Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Digital
Perpanjangan Pendaftaran Ulang SPAN