السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

STAIN Kepri Tanamkan Nilai Ekoteologi melalui Aksi Penanaman Pohon oleh 15 CPNS 2024

  • 02 Juni 2025
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 282
Berita Utama

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Dalam rangka menanamkan nilai-nilai ekoteologi dalam praktik nyata sekaligus menindaklanjuti arahan Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, M.A., sebanyak 15 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau Tahun Anggaran 2024 melaksanakan kegiatan penanaman bibit pohon di lingkungan kampus pada Senin, 2 Juni 2025.

Kegiatan yang berlangsung di sekitar lahan hijau kampus STAIN Kepri ini turut dihadiri dan dipandu oleh Kepala Bagian Administrasi Umum, Akademik, dan Keuangan (AUAK), Dr. H. Imam Subekti, M.Pd.I., serta melibatkan seluruh CPNS formasi tahun 2024. Aksi penanaman pohon ini merupakan bagian dari komitmen STAIN Kepri untuk mendukung program Green Campus dan implementasi ekoteologi sebagai bagian dari etika keislaman dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup.

Dalam keterangannya, Dr. H. Imam Subekti menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk respons terhadap krisis iklim global yang saat ini menjadi tantangan besar umat manusia. Beliau menegaskan bahwa sebagai insan yang religius, sudah semestinya setiap individu mengambil peran aktif dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan menciptakan lingkungan yang berkelanjutan.

“Salah satu tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memperkuat kesadaran bahwa pelestarian lingkungan merupakan bagian dari nilai-nilai keagamaan kita. Ekoteologi menjadi sarana kita untuk bersyukur atas nikmat Allah SWT melalui upaya nyata dalam merawat dan menjaga bumi,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Dr. Imam menekankan bahwa penanaman pohon bukan sekadar aktivitas simbolis, melainkan wujud komitmen kelembagaan STAIN Kepri dalam membentuk karakter ASN yang tidak hanya profesional secara administratif, tetapi juga peka terhadap isu-isu kemanusiaan dan lingkungan.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari penguatan budaya akademik STAIN Kepri yang tidak hanya berfokus pada pencapaian intelektual, tetapi juga pada penginternalisasian nilai-nilai spiritual, ekologis, dan sosial sebagai fondasi pembangunan peradaban yang berkeadilan dan berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, STAIN Kepri berharap dapat terus mendorong seluruh warga kampus menjadi pelopor dalam menjaga lingkungan, sekaligus menjadikan kampus sebagai ruang edukatif yang menyinergikan ilmu, iman, dan kepedulian ekologis dalam satu tarikan nafas. (LF/Gby)