السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Tanjungpinang, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Mahasiswa Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau kembali menorehkan prestasi gemilang dalam ajang Temasya Pantun Satu Gurindam 2024. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) ini berlangsung pada Jumat, 13 Desember 2024, bertempat di Mall Tanjungpinang City Center (TCC), Kota Tanjungpinang, dan mengangkat semangat pelestarian tradisi lisan Melayu melalui kompetisi pantun berskala internasional.
Adidtya Syaputra, mahasiswa Prodi HKI STAIN Kepri, bersama dua rekannya—Rosalina Musa (guru MAN Bintan) dan Fajar—berhasil meraih Juara 3 dalam kategori lomba pantun berkelompok. Kejuaraan ini diikuti oleh 22 peserta individu dan 14 tim kelompok yang berasal dari tiga negara, yaitu Indonesia, Malaysia, dan Singapura. Pelaksanaan kegiatan berlangsung secara hybrid (daring dan luring) dengan partisipasi dari berbagai daerah di Indonesia, antara lain Jawa Barat, Kalimantan Barat, Riau, Sumatera Utara, dan Kepulauan Riau.
“Kompetisi ini sangat membanggakan karena kami harus bersaing dengan peserta dari luar negeri, khususnya dari Malaysia dan Singapura. Alhamdulillah, kami dapat menampilkan yang terbaik dan meraih juara tiga,” ungkap Adidtya Syaputra.


Acara ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga sarana memperkuat identitas budaya dan memperluas jejaring antarbudaya. Adidtya berharap agar tradisi pantun sebagai warisan budaya lisan terus dilestarikan oleh generasi muda, khususnya di Provinsi Kepulauan Riau yang menjadi salah satu pusat budaya Melayu.
Ketua Program Studi HKI, Daria, M.H., menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas capaian mahasiswa tersebut. Prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa HKI tidak hanya unggul di bidang akademik, tetapi juga aktif dalam pelestarian budaya lokal.
“Kami
akan terus mendukung pengembangan potensi mahasiswa dalam berbagai bidang,”
ujar Daria.
Melalui
keikutsertaan mahasiswa dalam ajang kebudayaan internasional ini, STAIN Kepri
menegaskan komitmennya dalam membentuk generasi akademik yang tidak hanya
berilmu, tetapi juga berbudaya dan mampu menjadi duta pelestarian nilai-nilai
luhur bangsa. (LF/Gby)
Mahasiswi PAI STAIN SAR Kepri Raih Juara II Hifdzil 10 Juz pada MTQH Tingkat Kota Tanjungpinang 2026
Workshop Multimedia PBA STAIN SAR Kepri Dorong Inovasi Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Digital
Perpanjangan Pendaftaran Ulang SPAN