السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

GenBI STAIN Kepri Gelar Quizz Book Spesial Hari Buku Sedunia: Dorong Literasi Mahasiswa Melalui Kompetisi Edukatif

  • 15 Mei 2025
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 146
Kegiatan Mahasiswa

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Dalam rangka memperingati Hari Buku Sedunia, Generasi Baru Indonesia (GenBI) Komisariat Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau menggelar kegiatan Quizz Book Berhadiah secara daring pada 15 Mei 2025. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa dari berbagai program studi dengan soal-soal yang menantang seputar buku Kajian Magnet Rezeki karya Ardi Gunawan dan materi seminar bedah buku pada ajang Kepulauan Riau Ramadhan Fair. Seluruh soal disusun secara kreatif oleh tim GenBI dari berbagai divisi.

Kegiatan ini memperebutkan total hadiah senilai Rp 300.000 yang didukung oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kepulauan Riau. Hadiah utama berupa suplemen Vitamin OSB diserahkan kepada juara pertama, sedangkan juara kedua dan ketiga menerima buku bertanda tangan penulis. Pengumuman pemenang dilakukan melalui akun resmi Instagram GenBI STAIN Kepri pada 18 Mei 2025, dengan Ayu Indah Lestari dinobatkan sebagai juara pertama, diikuti oleh Rizki Ananda Putra dan Siti Juariah.


Penyerahan hadiah dilaksanakan di dua lokasi, yakni di Perpustakaan STAIN Sultan Abdurrahman dan Perpustakaan Provinsi Kepulauan Riau, sebagai simbol penguatan nilai-nilai literasi di ruang-ruang edukatif. Ketua Umum GenBI STAIN Kepri, Rendy Syahputra, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan minat baca di kalangan mahasiswa.

“Kami berharap hadiah ini tidak hanya menjadi apresiasi semata, tetapi juga mampu mendorong peningkatan literasi di lingkungan kampus,” ujarnya.

Sementara itu, Muhammad Rafli Surya Ardianzyah selaku Koordinator Lomba dari Divisi Komunikasi dan Informasi GenBI menegaskan bahwa soal yang diberikan mengandung kutipan-kutipan penting dari buku yang diulas. Ia berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan pemahaman mahasiswa terhadap konsep rezeki secara teologis—bahwa rezeki tidak semata berupa materi, tetapi juga segala bentuk nikmat yang dapat dirasakan dan disyukuri. (Katty/LF/Gby)