السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu – Dalam suasana penuh khidmat, Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau menggelar acara walimatul safar sebagai bentuk penghormatan dan doa bersama menjelang keberangkatan Ketua STAIN Kepri, Dr. Muhammad Faisal, M.Ag., untuk menunaikan ibadah haji. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin pagi, 19 Mei 2025, bertempat di lobi Gedung Rektorat STAIN Kepri.
Acara
diawali dengan tausyiah yang disampaikan oleh Kepala Bagian Administrasi Umum,
Akademik, dan Kemahasiswaan (AUAK), Dr. H. Imam Subekti, M.Pd.I. Dalam
tausyiahnya, beliau menyampaikan rasa syukur atas keberangkatan Ketua STAIN
Kepri sebagai salah satu petugas haji yang mendampingi Amirul Hajj,
yakni Menteri Agama Republik Indonesia.
“Kami mendoakan semoga Allah SWT menerima semua amal ibadah beliau, memberikan kemudahan dalam menjalankan tugas kenegaraan, dan mengembalikannya ke tanah air dalam keadaan sehat serta memperoleh predikat haji yang mabrur,” ujar Dr. Imam.


Dalam
ceramahnya, Dr. Imam juga mengangkat tiga aspek yang mendasari keberangkatan
seseorang untuk berhaji, yaitu nasib (takdir dan keberuntungan), nasab
(keturunan), dan kasab (usaha pribadi). Ia mengisahkan pengalaman
spiritual masyarakat sederhana yang dapat berangkat haji karena ketulusan dan
keistiqamahan mereka dalam beribadah, serta menjelaskan sistem kuota haji
nasional yang dibagi berdasarkan jumlah penduduk dan wilayah administrasi.
Lebih
lanjut, Dr. Imam memberikan motivasi kepada para dosen dan tenaga kependidikan
agar mulai mempersiapkan diri secara spiritual dan finansial untuk menunaikan
ibadah haji, misalnya dengan membuka tabungan haji sejak dini. Ia juga
mengingatkan agar niat berhaji dilandasi oleh keikhlasan semata karena Allah
SWT, serta pentingnya menjaga integritas sebagai petugas haji yang amanah dan
profesional.
“Menjadi petugas haji bukan semata kehormatan, tapi juga amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh keikhlasan dan tanggung jawab. Setiap laporan dan evaluasi dari Amirul Hajj bergantung pada pengamatan dan kinerja para petugas di lapangan, termasuk Ketua Kloter, Sektor, hingga Daker,” jelasnya.


Tausyiah
juga menyinggung pentingnya menjaga kualitas pelayanan jamaah haji, termasuk
perhatian terhadap konsumsi dan pemondokan. Dr. Imam mengimbau agar setiap
petugas memiliki empati dan kepekaan terhadap kebutuhan jamaah, serta
senantiasa menjaga nilai-nilai profesionalitas dan spiritualitas selama
bertugas.
Acara walimatul
safar ditutup dengan pembacaan doa bersama yang dipimpin oleh Dr. Imam dan
diikuti oleh seluruh dosen dan tenaga kependidikan yang hadir. Suasana
berlangsung haru dan penuh rasa syukur.
“Kami
semua mendoakan semoga Bapak Ketua dapat menjalankan tugas dengan lancar,
menjadi haji yang mabrur, dan kembali membawa keberkahan serta semangat baru
bagi pengembangan STAIN Kepri,” pungkasnya.
Turut
hadir dalam acara tersebut para wakil ketua, pimpinan unit, dosen, serta tenaga
kependidikan STAIN Kepri. Kegiatan ini menjadi momen reflektif yang memperkuat
ikatan spiritual dan kelembagaan di tengah dinamika pengembangan kampus ke arah
yang lebih baik. (LF/Gby)
Mahasiswi PAI STAIN SAR Kepri Raih Juara II Hifdzil 10 Juz pada MTQH Tingkat Kota Tanjungpinang 2026
Workshop Multimedia PBA STAIN SAR Kepri Dorong Inovasi Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Digital
Perpanjangan Pendaftaran Ulang SPAN