السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Prodi PBA STAIN Kepri Gelar Seminar Internasional: Meneguhkan Bahasa Arab sebagai Pilar Ilmu Keislaman

  • 15 Mei 2025
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 394
Kegiatan Mahasiswa

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau menyelenggarakan Seminar Internasional bertajuk “Urgensi Bahasa Arab dalam Pengembangan Ilmu Agama” pada Kamis, 15 Mei 2025. Kegiatan yang digelar di Ruang Rapat Dosen STAIN Kepri ini merupakan inisiatif perdana dalam memperluas wawasan keilmuan mahasiswa, khususnya dalam bidang linguistik dan keagamaan.

Seminar ini menghadirkan narasumber istimewa, Prof. Dr. Adil Ibrahim Abdullah Al Mahruq dari University of Gharyan, Libya, yang hadir bersama Syeikh ‘Alauddin Al-Yamani dari Yaman sebagai pendamping narasumber. Dalam paparannya, Prof. Adil menegaskan bahwa penguasaan Bahasa Arab merupakan prasyarat utama dalam memahami dan mengembangkan ilmu-ilmu agama Islam.

“Bahasa Arab adalah sesuatu yang tak boleh ditinggalkan untuk belajar ilmu agama, karena bahasa yang Allah pilih sebagai bahasa sumber agama kita adalah Bahasa Arab,” ujarnya. Ia juga mengutip perkataan Khalifah Umar bin Khattab: “Belajarlah Bahasa Arab, karena sesungguhnya ia adalah bagian dari agamamu.”


Acara dibuka secara resmi oleh Ketua Program Studi PBA, Fajar Tresna Utama, M.A., yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa kemampuan berbahasa Arab merupakan kunci utama dalam menempuh studi Islam secara mendalam.

“Siapa yang belajar agama tanpa mengenal Bahasa Arab, seakan ia berlayar di lautan luas tanpa perahu,” tegasnya.

Ketua Umum HMPS PBA, Muhammad Nur Syahadan, menyampaikan bahwa seminar ini diselenggarakan sebagai bentuk penguatan kapasitas akademik mahasiswa melalui pengalaman interaktif bersama penutur asli bahasa Arab.

“Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas akademik mahasiswa dalam penguasaan Bahasa Arab, baik secara lisan maupun tulisan. Meskipun waktu persiapan cukup terbatas, kami bersyukur seminar ini dapat terselenggara dengan baik,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan harapan agar kegiatan ini dapat menumbuhkan rasa cinta dan semangat belajar Bahasa Arab di kalangan mahasiswa STAIN Sultan Abdurrahman.


Wakil Ketua HMPS PBA, Muhammad Ikhsan Fauzi, turut menyampaikan bahwa seminar internasional ini menjadi media strategis untuk bertukar pengetahuan lintas budaya, memperluas jejaring akademik, serta memperkenalkan keragaman makna dalam kosakata dan struktur kalimat Bahasa Arab.

“Ini adalah wadah untuk menyampaikan gagasan inovatif dan membangun kerja sama antarlembaga maupun individu yang memiliki visi keilmuan yang sama,” imbuhnya.

Seminar ini dihadiri oleh seluruh mahasiswa dan dosen homebase Prodi PBA, serta tamu undangan dari program studi lain dan perwakilan organisasi mahasiswa (Ormawa) STAIN Kepri. Tampak pula perwakilan mahasiswa dari Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH). Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif, serta dokumentasi bersama narasumber.

Dengan terselenggaranya seminar internasional ini, Prodi PBA STAIN Kepri menunjukkan komitmen untuk terus menghadirkan ruang-ruang ilmiah yang mampu memperkaya kompetensi linguistik dan keagamaan mahasiswa di kancah global. (Rizka/LF/Gby)