السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Agama Islam (PAI) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau menyelenggarakan Workshop Public Speaking dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 7 Mei 2025, bertempat di Auditorium Razali Jaya Kampus STAIN Kepri.
Workshop
bertajuk "Public Speaking untuk Membangun Generasi Pendidikan yang
Percaya Diri dan Inspiratif" ini menghadirkan pemateri Randa Erizal,
S.Pd., yang menyampaikan materi berjudul Public Speaking Skill: Bagaimana
Tampil Percaya Diri, Mudah Dimengerti, dan Mempengaruhi dengan Teknik NLP
(Neuro-Linguistic Programming). Dalam pemaparannya, Randa menekankan
pentingnya keterampilan komunikasi dalam dunia pendidikan. Ia menjelaskan bahwa
kemampuan berbicara yang baik dapat membawa perubahan sikap (attitude change),
perubahan pendapat (opinion change), perilaku (behavior change),
bahkan perubahan sosial (social change).
Randa
juga menguraikan rumus sukses komunikasi melalui konsep Be + Do = Have,
serta menjelaskan empat kesalahan umum yang sering menghambat rasa percaya
diri, yaitu kesalahan pola pikir (mindset), mentor yang keliru,
kebiasaan buruk, dan lingkungan pertemanan yang tidak mendukung. Ia
mencontohkan kepemimpinan Bung Karno yang lahir dari kemampuan public speaking
yang kuat dan berpengaruh.
Ketua
Program Studi PAI, Dr. Zulhamdan, M.Pd.I., dalam sambutannya menyampaikan bahwa
kemampuan public speaking merupakan salah satu aspek penting yang harus
dimiliki oleh calon guru.
“Menjadi guru harus memiliki potensi dalam mengajar. Salah satunya melalui keterampilan berbicara yang menyenangkan, menarik minat belajar, serta mampu menyampaikan materi lebih dari sekadar membacakan presentasi,” tegasnya.


Ketua
Umum HMPS PAI, Bahran Fahrozi, menekankan pentingnya pelatihan berkelanjutan
dalam pengembangan keterampilan ini. “Workshop ini merupakan langkah awal. Ke
depan, kami akan mengadakan pelatihan public speaking secara rutin setiap dua
minggu untuk terus mengasah kemampuan mahasiswa,” ujarnya. Ia juga mengajak
seluruh peserta untuk menjadikan kegiatan ini sebagai bekal keilmuan yang
aplikatif.
Senada
dengan itu, Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA), Muhammad Al Fajrin,
mengapresiasi inisiatif panitia dan berharap peserta dapat semakin terampil
dalam berbicara di depan publik, seiring berkembangnya zaman dan teknologi.
Perwakilan Senat Mahasiswa (SEMA) juga menambahkan bahwa pendidikan bukan hanya
sebatas capaian akademik, melainkan bagaimana membentuk pribadi yang utuh dan
berdaya saing.
Kegiatan
ini berlangsung dinamis dan penuh antusiasme. “Mungkin pelajaran yang diperoleh
hari ini belum bisa langsung diterapkan, tetapi dengan semangat belajar-belajar
dan terus belajar, kita akan memetik hasilnya di masa depan,” ujar salah
satu panitia dalam sesi penutupan.
Melalui pelaksanaan workshop ini, HMPS PAI STAIN Kepri menunjukkan upaya nyata dalam membangun lingkungan pembelajaran yang holistik, yang tidak hanya menumbuhkan kecerdasan intelektual dan kedalaman spiritual mahasiswa, tetapi juga memperkuat kapasitas praktis mereka sebagai calon pendidik yang berkompeten, inspiratif, dan siap menghadapi tantangan dunia pendidikan secara profesional. (Restu/LF/Gby)
Mahasiswi PAI STAIN SAR Kepri Raih Juara II Hifdzil 10 Juz pada MTQH Tingkat Kota Tanjungpinang 2026
Workshop Multimedia PBA STAIN SAR Kepri Dorong Inovasi Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Digital
Perpanjangan Pendaftaran Ulang SPAN