السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

HMPS PAI STAIN Kepri Dorong Penguatan Kompetensi Komunikasi Mahasiswa Melalui Workshop Public Speaking

  • 07 Mei 2025
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 235
Kegiatan Mahasiswa

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Agama Islam (PAI) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau menyelenggarakan Workshop Public Speaking dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 7 Mei 2025, bertempat di Auditorium Razali Jaya Kampus STAIN Kepri.

Workshop bertajuk "Public Speaking untuk Membangun Generasi Pendidikan yang Percaya Diri dan Inspiratif" ini menghadirkan pemateri Randa Erizal, S.Pd., yang menyampaikan materi berjudul Public Speaking Skill: Bagaimana Tampil Percaya Diri, Mudah Dimengerti, dan Mempengaruhi dengan Teknik NLP (Neuro-Linguistic Programming). Dalam pemaparannya, Randa menekankan pentingnya keterampilan komunikasi dalam dunia pendidikan. Ia menjelaskan bahwa kemampuan berbicara yang baik dapat membawa perubahan sikap (attitude change), perubahan pendapat (opinion change), perilaku (behavior change), bahkan perubahan sosial (social change).

Randa juga menguraikan rumus sukses komunikasi melalui konsep Be + Do = Have, serta menjelaskan empat kesalahan umum yang sering menghambat rasa percaya diri, yaitu kesalahan pola pikir (mindset), mentor yang keliru, kebiasaan buruk, dan lingkungan pertemanan yang tidak mendukung. Ia mencontohkan kepemimpinan Bung Karno yang lahir dari kemampuan public speaking yang kuat dan berpengaruh.

Ketua Program Studi PAI, Dr. Zulhamdan, M.Pd.I., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kemampuan public speaking merupakan salah satu aspek penting yang harus dimiliki oleh calon guru.

“Menjadi guru harus memiliki potensi dalam mengajar. Salah satunya melalui keterampilan berbicara yang menyenangkan, menarik minat belajar, serta mampu menyampaikan materi lebih dari sekadar membacakan presentasi,” tegasnya.


Ketua Umum HMPS PAI, Bahran Fahrozi, menekankan pentingnya pelatihan berkelanjutan dalam pengembangan keterampilan ini. “Workshop ini merupakan langkah awal. Ke depan, kami akan mengadakan pelatihan public speaking secara rutin setiap dua minggu untuk terus mengasah kemampuan mahasiswa,” ujarnya. Ia juga mengajak seluruh peserta untuk menjadikan kegiatan ini sebagai bekal keilmuan yang aplikatif.

Senada dengan itu, Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA), Muhammad Al Fajrin, mengapresiasi inisiatif panitia dan berharap peserta dapat semakin terampil dalam berbicara di depan publik, seiring berkembangnya zaman dan teknologi. Perwakilan Senat Mahasiswa (SEMA) juga menambahkan bahwa pendidikan bukan hanya sebatas capaian akademik, melainkan bagaimana membentuk pribadi yang utuh dan berdaya saing.

Kegiatan ini berlangsung dinamis dan penuh antusiasme. “Mungkin pelajaran yang diperoleh hari ini belum bisa langsung diterapkan, tetapi dengan semangat belajar-belajar dan terus belajar, kita akan memetik hasilnya di masa depan,” ujar salah satu panitia dalam sesi penutupan.

Melalui pelaksanaan workshop ini, HMPS PAI STAIN Kepri menunjukkan upaya nyata dalam membangun lingkungan pembelajaran yang holistik, yang tidak hanya menumbuhkan kecerdasan intelektual dan kedalaman spiritual mahasiswa, tetapi juga memperkuat kapasitas praktis mereka sebagai calon pendidik yang berkompeten, inspiratif, dan siap menghadapi tantangan dunia pendidikan secara profesional. (Restu/LF/Gby)