السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Dalam upaya meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap literasi keuangan syariah di era digital, Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau melalui Generasi Baru Indonesia (GenBI) menginisiasi kegiatan akademik bertajuk "GenBI STAIN Dorong Literasi Keuangan Syariah di Era Digital" pada Jumat, 2 Mei 2025. Kegiatan ini dilangsungkan di Ruang Rapat Dosen, Gedung Kuliah Terpadu STAIN Kepri.
STAIN Kepri menyambut hangat kunjungan delegasi akademisi dari Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno (UIN FAS) Bengkulu, yang terdiri atas Wakil Rektor I Prof. Dr. Khairuddin, M.Ag., Kepala TIPD Dr. Japaruddin, M.Si., serta dosen dari lingkungan UIN FAS Bengkulu. Hadir pula dalam kegiatan ini Wakil Ketua I STAIN Kepri, Aris Bintania, M.Ag., para dosen, Pembina GenBI STAIN Kepri, serta mahasiswa penerima beasiswa Bank Indonesia.


Dalam
sambutannya, Aris Bintania, M.Ag., mengungkapkan apresiasi atas kehadiran
delegasi UIN FAS Bengkulu dan menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud
sinergi antarperguruan tinggi dalam mengembangkan tridarma, terutama di bidang
pendidikan dan literasi keuangan berbasis nilai-nilai Islam.
“Kami
sangat bersyukur atas terjalinnya silaturahmi ini, semoga menjadi cikal bakal
kolaborasi akademik yang lebih luas dan berkesinambungan,” tuturnya.
Mewakili
UIN FAS Bengkulu, Prof. Dr. Khairuddin, M.Ag., turut menyampaikan
kebahagiaannya dapat hadir di STAIN Kepri dan berdiskusi bersama civitas
akademika. Ia berharap STAIN Kepri dapat segera bertransformasi menjadi
Institut Agama Islam Negeri (IAIN) serta terus berkembang menjadi pusat
pendidikan keagamaan yang unggul di wilayah Kepulauan Riau.
“Kami
merasa seperti pulang ke rumah sendiri. Semoga STAIN Kepri semakin maju dan
menjadi kebanggaan masyarakat,” ungkapnya.
Pada sesi utama, kegiatan ini menghadirkan materi tentang literasi keuangan syariah di era digital. Disampaikan bahwa kemajuan teknologi informasi telah menciptakan peluang besar bagi sistem ekonomi Islam untuk hadir sebagai solusi keuangan yang adil, inklusif, dan membawa keberkahan. Nilai-nilai syariah dipandang sangat relevan dalam menjawab tantangan dunia ekonomi modern, terutama dalam mendorong inklusi keuangan dan pemberdayaan masyarakat secara holistik.


Mahasiswa
penerima beasiswa Bank Indonesia menyambut antusias kegiatan ini. Mereka
menilai kehadiran para narasumber dari UIN Bengkulu memberikan wawasan baru dan
perspektif kritis mengenai pentingnya literasi keuangan Islam dalam menghadapi
era digital.
“Kami
merasa mendapatkan bekal berharga untuk memahami arah perkembangan ekonomi
Islam yang berbasis teknologi,” ujar salah satu peserta.
Kegiatan
ini menjadi bukti komitmen STAIN Kepri dalam membekali generasi muda dengan
pemahaman literasi ekonomi syariah yang kontekstual dan aplikatif. Ke depan,
GenBI STAIN Kepri berkomitmen untuk terus menyelenggarakan kegiatan-kegiatan
edukatif serupa demi mencetak insan akademik yang adaptif terhadap perubahan
zaman dan berlandaskan nilai-nilai Islam. (MA/LF/Gby)
Mahasiswi PAI STAIN SAR Kepri Raih Juara II Hifdzil 10 Juz pada MTQH Tingkat Kota Tanjungpinang 2026
Workshop Multimedia PBA STAIN SAR Kepri Dorong Inovasi Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Digital
Perpanjangan Pendaftaran Ulang SPAN