السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

STAIN Kepri Perkuat Literasi Keuangan Syariah di Era Digital Bersama UIN FAS Bengkulu

  • 02 Mei 2025
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 473
Berita Utama

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Dalam upaya meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap literasi keuangan syariah di era digital, Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau melalui Generasi Baru Indonesia (GenBI) menginisiasi kegiatan akademik bertajuk "GenBI STAIN Dorong Literasi Keuangan Syariah di Era Digital" pada Jumat, 2 Mei 2025. Kegiatan ini dilangsungkan di Ruang Rapat Dosen, Gedung Kuliah Terpadu STAIN Kepri.

STAIN Kepri menyambut hangat kunjungan delegasi akademisi dari Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno (UIN FAS) Bengkulu, yang terdiri atas Wakil Rektor I Prof. Dr. Khairuddin, M.Ag., Kepala TIPD Dr. Japaruddin, M.Si., serta dosen dari lingkungan UIN FAS Bengkulu. Hadir pula dalam kegiatan ini Wakil Ketua I STAIN Kepri, Aris Bintania, M.Ag., para dosen, Pembina GenBI STAIN Kepri, serta mahasiswa penerima beasiswa Bank Indonesia.


Dalam sambutannya, Aris Bintania, M.Ag., mengungkapkan apresiasi atas kehadiran delegasi UIN FAS Bengkulu dan menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud sinergi antarperguruan tinggi dalam mengembangkan tridarma, terutama di bidang pendidikan dan literasi keuangan berbasis nilai-nilai Islam.

“Kami sangat bersyukur atas terjalinnya silaturahmi ini, semoga menjadi cikal bakal kolaborasi akademik yang lebih luas dan berkesinambungan,” tuturnya.

Mewakili UIN FAS Bengkulu, Prof. Dr. Khairuddin, M.Ag., turut menyampaikan kebahagiaannya dapat hadir di STAIN Kepri dan berdiskusi bersama civitas akademika. Ia berharap STAIN Kepri dapat segera bertransformasi menjadi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) serta terus berkembang menjadi pusat pendidikan keagamaan yang unggul di wilayah Kepulauan Riau.

“Kami merasa seperti pulang ke rumah sendiri. Semoga STAIN Kepri semakin maju dan menjadi kebanggaan masyarakat,” ungkapnya.

Pada sesi utama, kegiatan ini menghadirkan materi tentang literasi keuangan syariah di era digital. Disampaikan bahwa kemajuan teknologi informasi telah menciptakan peluang besar bagi sistem ekonomi Islam untuk hadir sebagai solusi keuangan yang adil, inklusif, dan membawa keberkahan. Nilai-nilai syariah dipandang sangat relevan dalam menjawab tantangan dunia ekonomi modern, terutama dalam mendorong inklusi keuangan dan pemberdayaan masyarakat secara holistik.


Mahasiswa penerima beasiswa Bank Indonesia menyambut antusias kegiatan ini. Mereka menilai kehadiran para narasumber dari UIN Bengkulu memberikan wawasan baru dan perspektif kritis mengenai pentingnya literasi keuangan Islam dalam menghadapi era digital.

“Kami merasa mendapatkan bekal berharga untuk memahami arah perkembangan ekonomi Islam yang berbasis teknologi,” ujar salah satu peserta.

Kegiatan ini menjadi bukti komitmen STAIN Kepri dalam membekali generasi muda dengan pemahaman literasi ekonomi syariah yang kontekstual dan aplikatif. Ke depan, GenBI STAIN Kepri berkomitmen untuk terus menyelenggarakan kegiatan-kegiatan edukatif serupa demi mencetak insan akademik yang adaptif terhadap perubahan zaman dan berlandaskan nilai-nilai Islam. (MA/LF/Gby)