السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

STAIN Kepri dan ISN Junjungan Bengkalis Perkuat Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui Penandatanganan MoU

  • 17 Maret 2025
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 280
Berita Utama

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan IlmuSekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau dan Institut Syariah Negeri (ISN) Junjungan Bengkalis resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) sebagai bentuk kerja sama kelembagaan dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Penandatanganan MoU ini berlangsung pada Senin, 17 Maret 2025, bertempat di Ruang Ketua STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau.

Acara ini dihadiri oleh Ketua STAIN Kepri, Dr. Muhammad Faisal, M.Ag., beserta unsur pimpinan, serta Rektor ISN Junjungan Bengkalis, Dr. Khodijah Ishak, S.H.I., M.E.Sy., yang juga didampingi oleh jajaran pimpinan ISN Junjungan Bengkalis.

Kerja sama ini bertujuan untuk mempererat hubungan kelembagaan antara kedua institusi dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia. Ruang lingkup MoU ini mencakup berbagai aspek akademik, di antaranya penyelenggaraan pendidikan, penelitian, dan pelatihan bagi dosen serta mahasiswa, pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat, serta peningkatan dan pengembangan kompetensi sumber daya manusia di kedua institusi.


Selain itu, kerja sama ini juga mencakup berbagai program akademik lainnya yang sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing pihak, guna mendorong kolaborasi yang lebih luas dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pendidikan tinggi.

Dalam sambutannya, Ketua STAIN Kepri, Dr. Muhammad Faisal, M.Ag., menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat sinergi antarperguruan tinggi dalam menghadapi tantangan akademik dan peningkatan mutu pendidikan Islam.

"Kerja sama ini bukan hanya sebatas penandatanganan dokumen, tetapi juga menjadi awal dari berbagai kolaborasi akademik yang akan memberikan manfaat bagi dosen, mahasiswa, dan masyarakat. Melalui MoU ini, kami berharap tercipta inovasi dalam pengajaran, penelitian, dan pengabdian yang berdampak luas," ungkapnya.


Sementara itu, Rektor ISN Junjungan Bengkalis, Dr. Khodijah Ishak, S.H.I., M.E.Sy., menegaskan bahwa peningkatan kualitas pendidikan di era globalisasi harus dilakukan melalui sinergi dan kolaborasi yang baik antarperguruan tinggi.

“Peningkatan kualitas pendidikan tidak dapat dilakukan secara individu, tetapi membutuhkan kerja sama yang solid antar lembaga. Dengan adanya MoU ini, kami berharap dapat berbagi pengalaman, sumber daya, serta bersama-sama meningkatkan kualitas akademik di lingkungan masing-masing," jelasnya.

Diharapkan, kerja sama ini dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata dalam penguatan akademik serta pengembangan ilmu pengetahuan di kedua institusi. MoU ini juga menjadi langkah awal dalam membangun jejaring akademik yang lebih luas, guna mencetak lulusan yang kompetitif dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional. (LF/Gby)