السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

STAIN Kepri Berkontribusi dalam Literasi Ekonomi Syariah: Dosen Prodi HES Jadi Juri di LCC KURMA 2025

  • 14 Maret 2025
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 323
Kabar Prodi

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu – Dosen Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (HES) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau berkesempatan menjadi juri dalam Lomba Cerdas Cermat (LCC) Ekonomi Syariah pada ajang Kepulauan Riau Ramadan Fair (KURMA) 2025. Perlombaan ini diikuti oleh beberapa perwakilan sekolah dari Tanjungpinang, Batam, dan Bintan, yang berlangsung di Gedung Dekranasda Provinsi Kepulauan Riau pada Jumat, 14 Maret 2025.

Lomba ini menghadirkan lima tim finalis terbaik yang telah berhasil lolos dari babak penyisihan, yaitu Tim Accsyar dari SMKN 1 Tanjungpinang, Tim Ecircular dari SMAN 1 Tanjungpinang, Tim Smandelion dari SMAN 8 Batam, Tim Smansa Binut dari SMAN 1 Bintan Utara, serta Tim Al-Maktub dari SMAN 2 Tanjungpinang. Kelima tim ini menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam memahami konsep ekonomi syariah dan berhasil melewati berbagai tahapan seleksi yang kompetitif sebelum akhirnya melaju ke babak final.

Sebelumnya, babak penyisihan telah dilaksanakan pada 11 Maret 2025, diikuti oleh 12 sekolah yang turut berpartisipasi. Setelah melalui seleksi yang ketat, lima tim terbaik berhasil melaju ke babak final yang digelar pada 14 Maret 2025.


Dalam kesempatan ini, Ega Dwi Rizkiyanto, yang bertindak sebagai Manajer dalam ajang tersebut, menyampaikan apresiasi dan rasa syukurnya atas kepercayaan yang diberikan oleh Bank Indonesia untuk menjadi juri dalam perlombaan ini. Beliau berharap bahwa kegiatan ini dapat meningkatkan literasi ekonomi syariah di Kepulauan Riau serta mendorong generasi muda untuk lebih memahami konsep ekonomi berbasis syariah.

“Selama sesi final, para peserta menunjukkan penguasaan materi yang sangat baik, dengan analisis serta jawaban yang kritis dan mendalam terkait prinsip-prinsip ekonomi syariah. Hal ini mencerminkan pemahaman yang cukup komprehensif mengenai konsep-konsep ekonomi berbasis Islam di kalangan pelajar,” ujar Ega.

Sementara itu, M. Azmi, M.E, yang turut menjadi juri dalam lomba ini, menyampaikan harapannya agar LCC Ekonomi Syariah dapat menjadi sarana edukatif yang menarik minat generasi muda dalam mendalami ekonomi syariah lebih lanjut. Ia juga berharap bahwa peserta yang mengikuti lomba ini akan terdorong untuk melanjutkan studi di STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau, khususnya dalam bidang ekonomi syariah, sehingga dapat turut berkontribusi dalam pengembangan sistem ekonomi Islam di masa mendatang.

Dengan adanya ajang seperti ini, diharapkan kesadaran dan pemahaman tentang ekonomi syariah semakin meningkat di kalangan generasi muda, serta mampu membentuk sumber daya manusia yang kompeten dalam bidang tersebut. (LF/Gby)