السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Kultum Ramadan STAIN Kepri: Refleksi Keutamaan Manusia dalam Perspektif Islam

  • 11 Maret 2025
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 368
Berita Utama

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan IlmuSekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau kembali menggelar Kultum Ramadan pada Selasa, 11 Maret 2025, di Masjid Sultan Abdurrahman Muazzamsyah. Kegiatan ini menghadirkan H. Fahmi Fikri, M.Ag., sebagai penceramah yang menyampaikan tausiah tentang tiga keutamaan manusia dalam perspektif Islam.

Dalam ceramahnya, H. Fahmi Fikri, M.Ag., menjelaskan bahwa manusia memiliki tiga keutamaan utama yang menjadi tolok ukur dalam kehidupannya, yaitu memilih jalan hidup, beribadah kepada Allah, dan bersedekah. Manusia diberikan kebebasan oleh Allah untuk menentukan pilihannya, baik sebagai seorang Muslim yang taat maupun sebaliknya, namun Islam mengajarkan bahwa memilih keimanan merupakan jalan menuju kebahagiaan dunia dan akhirat.

Selain itu, ibadah menjadi kewajiban utama yang harus dijalankan sebagai bentuk penghambaan kepada Sang Pencipta, di mana setiap amal kebaikan yang dilakukan dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah memiliki nilai ibadah yang berharga. Keutamaan lainnya adalah bersedekah, yang tidak hanya terbatas pada pemberian materi, tetapi juga mencakup perbuatan baik dan ucapan yang membawa manfaat bagi orang lain. Islam menekankan bahwa sedekah berfungsi sebagai sarana pembersih hati serta dapat mendatangkan keberkahan dalam kehidupan seseorang.


Dalam penyampaiannya, H. Fahmi Fikri, M.Ag., menegaskan bahwa setiap Muslim memiliki kewajiban untuk beribadah kepada Allah dan mengamalkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.

"Kewajiban manusia adalah beribadah kepada Allah dengan penuh keikhlasan, serta memperbanyak amal saleh, termasuk sedekah, yang menjadi bentuk kepedulian terhadap sesama," ujarnya.

Dengan adanya kultum ini, diharapkan warga kampus STAIN Kepri dapat lebih memahami makna keberadaan manusia di dunia, serta semakin meningkatkan kualitas ibadah dan kepedulian sosial, terutama di bulan suci Ramadan. Kegiatan ini juga menjadi refleksi bagi peserta untuk terus memperbaiki diri dan memperkuat hubungan spiritual dengan Allah SWT. (Makrup/LF/Gby)