السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Tanjungpinang, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu – Himpunan Mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (HMPS KPI) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau mengadakan kegiatan sosialisasi pendidikan tinggi di Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Kautsar, Kampung Sido Muliyo, pada Rabu, 5 Maret 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja Divisi Sumber Daya Manusia (SDM) HMPS KPI serta bentuk implementasi kerja sama antara Program Studi KPI dengan Ponpes Al-Kautsar dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.
Kegiatan
ini dihadiri oleh Ketua Umum HMPS KPI, Siti Juariah, Wakil Ketua Umum HMPS KPI,
A. Jamaluddin R., beserta pengurus HMPS KPI, santri dan santriwati Ponpes
Al-Kautsar, serta demisioner Indra Sukmana yang turut mendampingi jalannya
kegiatan.
Acara dibuka dengan sambutan dari Ketua Umum HMPS KPI, Siti Juariah, yang menyampaikan apresiasi kepada pimpinan pondok pesantren, para ustadz/ustadzah, dan para santri atas kesediaan mereka mengikuti kegiatan ini. Sosialisasi diawali dengan pengenalan STAIN Sultan Abdurrahman Kepri, program studi yang tersedia, serta peluang beasiswa yang dapat diakses oleh calon mahasiswa.


Dalam
pemaparan materi, Nurfadilla selaku pengurus HMPS KPI menjelaskan secara rinci
sejarah berdirinya STAIN Kepri, yang diprakarsai oleh Badan Pengelola bentukan
Gubernur Kepulauan Riau melalui SK No. 193 Tahun 2009. Kampus ini resmi berdiri
berdasarkan SK Direktur Jenderal Pendidikan Islam No. Dj.1/454/2010 pada 20
Juli 2010. Saat ini, STAIN Kepri memiliki 12 program studi yang terdiri dari
dua prodi di bidang syariah, dua prodi ekonomi dan bisnis Islam, lima prodi
tarbiyah, serta dua prodi ushuluddin, adab, dan dakwah serta satu prodi magister
Manajemen Pendidikan Islam (MPI). STAIN Kepri juga menyediakan berbagai
fasilitas yang menunjang kegiatan akademik dan non-akademik mahasiswa.
Selain
memperkenalkan STAIN Kepri secara umum, sosialisasi ini juga menyoroti Prodi
KPI yang berfokus pada pengkajian dan praktik penyampaian pesan Islam melalui
berbagai media komunikasi, baik lisan, tulisan, maupun digital. Program studi
ini menawarkan prospek karier yang luas, seperti peneliti (researcher),
penyiar (broadcaster), jurnalis, pembicara publik (public speaker),
hubungan masyarakat (public relations), hingga wirausaha profesional (professional
entrepreneur) dan influencer di bidang dakwah Islam.
"Prodi
KPI memiliki fasilitas yang memadai, seperti laboratorium penyiaran, kamera
berkualitas tinggi, komputer dengan spesifikasi mumpuni, serta
pelatihan-pelatihan untuk mendorong kreativitas mahasiswa. Keunggulan lainnya
termasuk kombinasi ilmu komunikasi dan dakwah Islam, pembelajaran berbasis
media digital, kerja sama dengan berbagai media, serta bimbingan dari dosen
berpengalaman," jelas Nurrfadilla.
Indra Sukmana, selaku demisioner HMPS KPI, turut menjelaskan berbagai jenis beasiswa yang tersedia di STAIN Kepri, di antaranya Beasiswa KIP Kuliah, Beasiswa Bank Indonesia (BI), Beasiswa Tahfiz, serta Beasiswa dari Baznas. Ia juga memberikan informasi mengenai prosedur pendaftaran, syarat wajib yang harus dipenuhi, serta dokumen yang diperlukan dalam proses pengajuan beasiswa.


Secara
terpisah, Ketua Program Studi KPI, Afna Fitria Sari, M.Si., menyampaikan bahwa
kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari komitmen akademik dalam
mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pendidikan tinggi.
"Bentuk
pengabdian ini menjadi salah satu upaya untuk menjangkau lebih banyak calon
mahasiswa yang memiliki potensi akademik dan minat di bidang komunikasi dan
penyiaran Islam," ujarnya.
Dengan
adanya kegiatan sosialisasi ini, diharapkan santri dan santriwati Ponpes
Al-Kautsar semakin termotivasi untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi
khususnya di STAIN Kepri, serta memiliki pemahaman yang lebih luas mengenai
peluang akademik dan karier di bidang komunikasi dan penyiaran Islam. (Syahmi/LF/Gby)
Mahasiswi PAI STAIN SAR Kepri Raih Juara II Hifdzil 10 Juz pada MTQH Tingkat Kota Tanjungpinang 2026
Workshop Multimedia PBA STAIN SAR Kepri Dorong Inovasi Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Digital
Perpanjangan Pendaftaran Ulang SPAN