السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

HMPS KPI STAIN Kepri Bahas Prioritas Kuliah dan Organisasi di Program TERAS RRI Tanjungpinang

  • 05 Maret 2025
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 236
Kegiatan Mahasiswa

Tanjungpinang, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu – Himpunan Mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (HMPS KPI) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau mendapat undangan khusus dari Radio Republik Indonesia (RRI) PRO 1 Tanjungpinang dalam program TERAS (Teman Rehat Siang) pada Rabu, 5 Maret 2025. Acara ini menghadirkan Ketua Umum HMPS KPI, Siti Juariah, dan Wakil Ketua, A. Jamaluddin R., yang berbincang bersama host Rika Pertiwi dengan mengusung tema "Kuliah atau Organisasi? Mana yang Harus Diprioritaskan?"

Dalam diskusi ini, Siti Juariah dan A. Jamaluddin R. membahas bagaimana mahasiswa dapat menjalani perkuliahan dengan lancar sambil tetap aktif dalam organisasi. Mereka menyoroti perbedaan mendasar antara pengalaman berorganisasi di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan dunia perkuliahan, di mana dinamika dan tantangan dalam organisasi mahasiswa jauh lebih kompleks.

Siti Juariah membagikan trik dan strategi yang digunakannya agar tetap bisa menyeimbangkan tanggung jawab akademik dengan berbagai aktivitas organisasi. Menurutnya, disiplin dalam mengatur waktu dan menentukan skala prioritas menjadi kunci utama agar tugas kuliah tetap dapat diselesaikan meskipun dikelilingi oleh berbagai kegiatan organisasi.


Senada dengan itu, A. Jamaluddin R. menambahkan bahwa berorganisasi memberikan banyak manfaat bagi mahasiswa, terutama dalam meningkatkan keterampilan kepemimpinan, komunikasi, dan kerja tim. Ia juga menegaskan bahwa organisasi merupakan wadah terbaik bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi diri, membangun jaringan, serta mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja.

"Kami berharap mahasiswa dapat bergabung dengan organisasi sesuai minat dan bakatnya, karena organisasi tidak hanya menjadi tempat berkumpul, tetapi juga sebagai media pembelajaran dan pengembangan diri. Namun, tentu saja, perkuliahan tetap harus menjadi prioritas utama," ujar Siti Juariah.

Selain memberikan manfaat bagi mahasiswa, kegiatan ini juga menjadi bentuk pengabdian akademik yang saling menguntungkan bagi STAIN Kepri dan RRI. Mahasiswa dapat mengaplikasikan teori yang mereka pelajari di kelas dalam praktik nyata, sementara RRI mendapatkan kontribusi dari mahasiswa yang memiliki kompetensi dan wawasan luas dalam bidang penyiaran dan komunikasi.


Sementara itu, Ketua Program Studi KPI, Afna Fitria Sari, M.Si., menyampaikan apresiasi atas keterlibatan mahasiswa dalam program ini. Ia menegaskan bahwa kolaborasi dengan media seperti RRI menjadi bagian penting dalam pengembangan kompetensi mahasiswa KPI.

"Program ini sangat relevan dalam membekali mahasiswa dengan pengalaman praktis di dunia penyiaran, sekaligus mengasah keterampilan komunikasi mereka. Kami berharap semakin banyak mahasiswa yang aktif dalam kegiatan seperti ini, sehingga mereka siap menghadapi tantangan di dunia kerja setelah lulus," ungkapnya.

Dengan terselenggaranya diskusi ini, diharapkan mahasiswa STAIN Kepri semakin memahami pentingnya keseimbangan antara akademik dan organisasi, serta mampu mengembangkan diri secara optimal tanpa mengabaikan tanggung jawab akademik. (Syahmi/LF/Gby)