السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Tanjungpinang, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu – Himpunan Mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (HMPS KPI) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau mendapat undangan khusus dari Radio Republik Indonesia (RRI) PRO 1 Tanjungpinang dalam program TERAS (Teman Rehat Siang) pada Rabu, 5 Maret 2025. Acara ini menghadirkan Ketua Umum HMPS KPI, Siti Juariah, dan Wakil Ketua, A. Jamaluddin R., yang berbincang bersama host Rika Pertiwi dengan mengusung tema "Kuliah atau Organisasi? Mana yang Harus Diprioritaskan?"
Dalam
diskusi ini, Siti Juariah dan A. Jamaluddin R. membahas bagaimana mahasiswa
dapat menjalani perkuliahan dengan lancar sambil tetap aktif dalam organisasi.
Mereka menyoroti perbedaan mendasar antara pengalaman berorganisasi di tingkat
Sekolah Menengah Atas (SMA) dan dunia perkuliahan, di mana dinamika dan
tantangan dalam organisasi mahasiswa jauh lebih kompleks.
Siti Juariah membagikan trik dan strategi yang digunakannya agar tetap bisa menyeimbangkan tanggung jawab akademik dengan berbagai aktivitas organisasi. Menurutnya, disiplin dalam mengatur waktu dan menentukan skala prioritas menjadi kunci utama agar tugas kuliah tetap dapat diselesaikan meskipun dikelilingi oleh berbagai kegiatan organisasi.

Senada
dengan itu, A. Jamaluddin R. menambahkan bahwa berorganisasi memberikan banyak
manfaat bagi mahasiswa, terutama dalam meningkatkan keterampilan kepemimpinan,
komunikasi, dan kerja tim. Ia juga menegaskan bahwa organisasi merupakan wadah
terbaik bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi diri, membangun jaringan,
serta mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja.
"Kami
berharap mahasiswa dapat bergabung dengan organisasi sesuai minat dan bakatnya,
karena organisasi tidak hanya menjadi tempat berkumpul, tetapi juga sebagai
media pembelajaran dan pengembangan diri. Namun, tentu saja, perkuliahan tetap
harus menjadi prioritas utama," ujar Siti Juariah.
Selain memberikan manfaat bagi mahasiswa, kegiatan ini juga menjadi bentuk pengabdian akademik yang saling menguntungkan bagi STAIN Kepri dan RRI. Mahasiswa dapat mengaplikasikan teori yang mereka pelajari di kelas dalam praktik nyata, sementara RRI mendapatkan kontribusi dari mahasiswa yang memiliki kompetensi dan wawasan luas dalam bidang penyiaran dan komunikasi.


Sementara
itu, Ketua Program Studi KPI, Afna Fitria Sari, M.Si., menyampaikan apresiasi
atas keterlibatan mahasiswa dalam program ini. Ia menegaskan bahwa kolaborasi
dengan media seperti RRI menjadi bagian penting dalam pengembangan kompetensi
mahasiswa KPI.
"Program
ini sangat relevan dalam membekali mahasiswa dengan pengalaman praktis di dunia
penyiaran, sekaligus mengasah keterampilan komunikasi mereka. Kami berharap
semakin banyak mahasiswa yang aktif dalam kegiatan seperti ini, sehingga mereka
siap menghadapi tantangan di dunia kerja setelah lulus," ungkapnya.
Dengan terselenggaranya diskusi ini, diharapkan mahasiswa STAIN Kepri semakin memahami pentingnya keseimbangan antara akademik dan organisasi, serta mampu mengembangkan diri secara optimal tanpa mengabaikan tanggung jawab akademik. (Syahmi/LF/Gby)
Mahasiswi PAI STAIN SAR Kepri Raih Juara II Hifdzil 10 Juz pada MTQH Tingkat Kota Tanjungpinang 2026
Workshop Multimedia PBA STAIN SAR Kepri Dorong Inovasi Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Digital
Perpanjangan Pendaftaran Ulang SPAN