السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Ormawa STAIN Kepri Gelar Peringatan Isra Mikraj dan Haul Jama’ Menyambut Bulan Ramadan 1446 H

  • 21 Februari 2025
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 197
Kegiatan Mahasiswa

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu – Organisasi Mahasiswa (Ormawa) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau sukses menyelenggarakan peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1446 H serta Haul Jama’ dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1446 H. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat, 21 Februari 2025, bertempat di Masjid Sultan Abdurrahman Muazamsyah, dan dihadiri oleh unsur pimpinan kampus, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Kegiatan ini merupakan inisiatif dari seluruh Ormawa STAIN Kepri, mulai dari Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema), Senat Mahasiswa (Sema), Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS), hingga Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), yang berkolaborasi dalam menyukseskan acara dengan penuh kebersamaan.

Haul Jama’ menjadi bagian dari rangkaian acara yang bertujuan untuk mengenang para pendiri STAIN Kepri, orang tua, serta guru-guru yang telah mendahului, melalui pembacaan doa dan selamatan arwah. Dalam suasana yang penuh khidmat, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah Islamiyah serta meningkatkan kesadaran spiritual di lingkungan kampus menjelang bulan suci Ramadan.

Kegiatan diawali dengan pembacaan sholawat bersama yang dipimpin oleh Majelis Dzikir Al-Hikmah Tanjungpinang-Bintan, diikuti dengan penampilan Gurindam 12 karya Raja Ali Haji yang dibawakan oleh mahasiswa STAIN Kepri, Puspa dan Lara. Selain itu, Tim Hadrah STAIN Kepri turut memeriahkan acara dengan lantunan hadrah yang menyambut para tamu undangan.

Ketua Dema STAIN Kepri, Muhammad Al Fajrin, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen mahasiswa dalam menjaga nilai-nilai spiritualitas di kampus.

"Isra Mikraj dan Haul Jama’ bukan hanya peringatan seremonial, tetapi juga menjadi refleksi bagi kita semua untuk meningkatkan ibadah, memperkuat kebersamaan, serta menjadikan kampus sebagai pusat kajian keislaman yang lebih aktif," ujar Fajrin.


Sementara itu, Ketua STAIN Kepri, Dr. Muhammad Faisal, M.Ag., dalam sambutannya menegaskan bahwa acara ini merupakan bagian dari syiar Islam di lingkungan akademik.

"Transformasi STAIN menjadi IAIN adalah langkah besar dalam menjadikan kampus ini sebagai pusat keilmuan dan intelektual bagi mahasiswa. Syiar Islam harus terus diperkuat, dan kehadiran Masjid Sultan Abdurrahman Muazamsyah harus menjadi pusat kajian dan pembinaan spiritual bagi seluruh sivitas akademika," jelasnya.

Lebih lanjut, beliau mewakili dosen dan tenaga kependidikan STAIN Kepri menyampaikan permohonan maaf atas segala kekhilafan serta mengajak seluruh warga kampus untuk memanfaatkan bulan Ramadan dengan sebaik-baiknya, termasuk menargetkan khatam Al-Qur’an selama bulan suci.

Acara ini juga diisi dengan tausiyah dan doa yang disampaikan oleh Ust. Fajar Tresna Utama, M.A., selaku dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) STAIN Kepri. Dalam ceramahnya, ia mengajak seluruh jamaah untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT, meningkatkan kualitas ibadah, serta mempersiapkan diri secara spiritual dalam menyambut bulan Ramadan.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai keislaman, kebersamaan, dan kepedulian sosial semakin tertanam dalam kehidupan mahasiswa dan sivitas akademika STAIN Kepri. Selain itu, acara ini menjadi bagian dari upaya memperkuat identitas keislaman dan kemelayuan, yang sejalan dengan visi besar kampus dalam mencetak generasi berakhlak mulia, cerdas, dan berkontribusi bagi masyarakat. (LF/Gby)