السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu – Organisasi Mahasiswa (Ormawa) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau sukses menyelenggarakan peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1446 H serta Haul Jama’ dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1446 H. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat, 21 Februari 2025, bertempat di Masjid Sultan Abdurrahman Muazamsyah, dan dihadiri oleh unsur pimpinan kampus, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.
Kegiatan
ini merupakan inisiatif dari seluruh Ormawa STAIN Kepri, mulai dari Dewan
Eksekutif Mahasiswa (Dema), Senat Mahasiswa (Sema), Himpunan Mahasiswa Program
Studi (HMPS), hingga Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), yang berkolaborasi dalam
menyukseskan acara dengan penuh kebersamaan.
Haul
Jama’ menjadi bagian dari rangkaian acara yang bertujuan untuk mengenang para
pendiri STAIN Kepri, orang tua, serta guru-guru yang telah mendahului, melalui
pembacaan doa dan selamatan arwah. Dalam suasana yang penuh khidmat, kegiatan
ini juga menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah Islamiyah serta meningkatkan
kesadaran spiritual di lingkungan kampus menjelang bulan suci Ramadan.
Kegiatan
diawali dengan pembacaan sholawat bersama yang dipimpin oleh Majelis Dzikir
Al-Hikmah Tanjungpinang-Bintan, diikuti dengan penampilan Gurindam 12 karya Raja
Ali Haji yang dibawakan oleh mahasiswa STAIN Kepri, Puspa dan Lara. Selain itu,
Tim Hadrah STAIN Kepri turut memeriahkan acara dengan lantunan hadrah yang
menyambut para tamu undangan.
Ketua Dema
STAIN Kepri, Muhammad Al Fajrin, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa kegiatan
ini merupakan wujud komitmen mahasiswa dalam menjaga nilai-nilai spiritualitas
di kampus.
"Isra Mikraj dan Haul Jama’ bukan hanya peringatan seremonial, tetapi juga menjadi refleksi bagi kita semua untuk meningkatkan ibadah, memperkuat kebersamaan, serta menjadikan kampus sebagai pusat kajian keislaman yang lebih aktif," ujar Fajrin.


Sementara
itu, Ketua STAIN Kepri, Dr. Muhammad Faisal, M.Ag., dalam sambutannya
menegaskan bahwa acara ini merupakan bagian dari syiar Islam di lingkungan
akademik.
"Transformasi
STAIN menjadi IAIN adalah langkah besar dalam menjadikan kampus ini sebagai
pusat keilmuan dan intelektual bagi mahasiswa. Syiar Islam harus terus
diperkuat, dan kehadiran Masjid Sultan Abdurrahman Muazamsyah harus menjadi
pusat kajian dan pembinaan spiritual bagi seluruh sivitas akademika,"
jelasnya.
Lebih
lanjut, beliau mewakili dosen dan tenaga kependidikan STAIN Kepri menyampaikan
permohonan maaf atas segala kekhilafan serta mengajak seluruh warga kampus
untuk memanfaatkan bulan Ramadan dengan sebaik-baiknya, termasuk menargetkan khatam
Al-Qur’an selama bulan suci.
Acara
ini juga diisi dengan tausiyah dan doa yang disampaikan oleh Ust. Fajar Tresna
Utama, M.A., selaku dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) STAIN
Kepri. Dalam ceramahnya, ia mengajak seluruh jamaah untuk semakin mendekatkan
diri kepada Allah SWT, meningkatkan kualitas ibadah, serta mempersiapkan diri
secara spiritual dalam menyambut bulan Ramadan.
Dengan
terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai keislaman, kebersamaan,
dan kepedulian sosial semakin tertanam dalam kehidupan mahasiswa dan sivitas
akademika STAIN Kepri. Selain itu, acara ini menjadi bagian dari upaya
memperkuat identitas keislaman dan kemelayuan, yang sejalan dengan visi besar
kampus dalam mencetak generasi berakhlak mulia, cerdas, dan berkontribusi bagi
masyarakat. (LF/Gby)
Mahasiswi PAI STAIN SAR Kepri Raih Juara II Hifdzil 10 Juz pada MTQH Tingkat Kota Tanjungpinang 2026
Workshop Multimedia PBA STAIN SAR Kepri Dorong Inovasi Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Digital
Perpanjangan Pendaftaran Ulang SPAN