السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Mahasiswa Prodi IAT STAIN Kepri Perdalam Kajian Naskah Melayu dalam Studi Lapangan ke Dinas Perpustakaan dan Kearsipan di Tanjungpinang

  • 17 Februari 2025
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 222
Kabar Prodi

Tanjungpinang, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu – Dalam rangka mendukung pembelajaran Mata Kuliah Kajian Naskah Melayu, mahasiswa Semester VI Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau melaksanakan studi lapangan ke Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Muhammad Yusuf Ahmadi di Tanjungpinang pada Senin, 17 Februari 2025.

Kegiatan ini bertujuan untuk memperluas wawasan mahasiswa mengenai naskah Melayu, khususnya dalam aspek pelestarian, perawatan, serta pemanfaatannya dalam penelitian akademik. Studi lapangan ini didampingi oleh Dian Rahmawati, S.Th.I., M.A., selaku dosen pengampu mata kuliah Kajian Naskah Melayu.

Dalam keterangannya, Dian Rahmawati menekankan pentingnya pengalaman langsung bagi mahasiswa dalam memahami karakteristik naskah Melayu serta tantangan dalam pelestariannya.

"Studi lapangan ini tidak hanya bertujuan untuk memperkaya pemahaman mahasiswa dalam perkuliahan, tetapi juga diharapkan dapat meningkatkan minat serta literasi mereka dalam penelitian manuskrip atau naskah kuno," ujarnya.


Mahasiswa berkesempatan mendapatkan penjelasan langsung dari Bapak Rio, selaku pustakawan, terkait prosedur perawatan naskah kuno, peralatan yang digunakan, serta teknik penyimpanan yang sesuai agar naskah tetap terjaga keasliannya.

"Perawatan naskah membutuhkan ketelitian, kesabaran, serta kehati-hatian karena setiap bagian naskah memiliki karakteristik yang berbeda dan rentan mengalami kerusakan," jelasnya.

Selain itu, dalam kunjungan ini, mahasiswa juga memperoleh wawasan mengenai kesalahan umum dalam penyimpanan dokumen penting seperti ijazah, foto, dan surat berharga lainnya. Informasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran mahasiswa dalam merawat dokumen akademik maupun pribadi dengan metode yang benar.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa mendapatkan pengalaman berharga dalam memahami aspek filologi dan konservasi naskah, yang menjadi bagian penting dalam kajian literatur Islam dan budaya Melayu. Studi lapangan ini sejalan dengan visi dan misi STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau, yaitu "Unggul, Keislaman, dan Kemelayuan", serta menjadi langkah strategis dalam menumbuhkan rasa cinta terhadap warisan intelektual dan kebudayaan Melayu.

Dengan adanya kunjungan akademik ini, diharapkan mahasiswa STAIN Kepri semakin termotivasi untuk mendalami penelitian naskah serta aktif berkontribusi dalam pelestarian literasi Melayu sebagai bagian dari kekayaan peradaban Islam. (LF/Gby)