السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Penguatan Ormawa STAIN Kepri: Disiplin, Transformasi, dan Kepemimpinan Masa Depan

  • 20 Januari 2025
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 456
Kegiatan Mahasiswa

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Dalam rangka memperkuat kapasitas organisasi mahasiswa (Ormawa), Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau menyelenggarakan seminar bertajuk "Transformasi Kepemimpinan, Kolaborasi untuk Kemajuan" di Auditorium Razali Jaya pada Senin, 20 Januari 2025.

Acara ini dihadiri oleh Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Bintan, Mirwan, dan Kepala Subbagian Pembinaan Kejaksaan Negeri Bintan, Himawan A. Saputra, S.H., sebagai narasumber. Peserta seminar meliputi seluruh anggota organisasi mahasiswa STAIN Kepri dan sejumlah civitas academica.

Dalam paparannya, Mirwan menekankan pentingnya penguasaan ilmu pengetahuan yang diimbangi dengan seni kepemimpinan. Ia menyampaikan bahwa keberhasilan seorang pemimpin tidak hanya ditentukan oleh gelar akademik, tetapi juga kemampuan memimpin secara efektif.

“Organisasi mahasiswa adalah wadah pembelajaran kepemimpinan. Saya berharap adik-adik dapat memanfaatkan waktu selama kuliah untuk memperbanyak pengalaman di organisasi. Dari sinilah calon pemimpin bangsa lahir,” tegasnya.


Mirwan juga menekankan pentingnya kolaborasi antara organisasi internal kampus dan pihak eksternal, sehingga mahasiswa dapat mengembangkan diri untuk berbagai peran di masa depan, baik sebagai akademisi, pengusaha, maupun pemimpin daerah.

Himawan A. Saputra, S.H., dari Kejaksaan Negeri Bintan, membahas manajemen sebagai kunci keberhasilan organisasi. “Manajemen yang baik tidak hanya diperlukan dalam organisasi atau korporasi, tetapi juga dalam kehidupan pribadi. Kedisiplinan adalah fondasi utama dari manajemen yang efektif,” ujarnya.

Himawan juga menjelaskan konsep manajemen dalam konteks disiplin nasional dan membandingkannya dengan negara maju. “Negara-negara maju berhasil karena warganya disiplin dalam mengelola waktu dan sumber daya. Hal ini yang perlu diadopsi oleh generasi muda Indonesia untuk bersaing di tingkat global,” tambahnya.

Seminar ini juga menggarisbawahi pentingnya transformasi digital dalam pengelolaan organisasi mahasiswa. Kedua narasumber mendorong para mahasiswa untuk memanfaatkan teknologi sebagai alat inovasi dan penyampaian informasi kepada masyarakat.

Ketua STAIN Kepri, Dr. Muhammad Faisal, M.Ag., yang turut hadir, menyampaikan apresiasi atas kehadiran para narasumber. “Kami berharap seminar ini dapat membekali mahasiswa dengan wawasan kepemimpinan, manajemen, dan integritas yang dibutuhkan untuk menjadi pemimpin masa depan,” ungkapnya.

Dengan semangat kolaborasi dan transformasi digital, STAIN Sultan Abdurrahman Kepri berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan kapasitas mahasiswa dalam rangka membangun generasi pemimpin yang unggul dan berintegritas. (LF/Gby)