السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Kolaborasi STAIN Kepri dan Universiti Kebangsaan Malaysia Gelar Seminar Internasional Komunikasi Islam

  • 14 Januari 2025
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 558
Berita Utama

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan IlmuSekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau melalui Laboratorium Penyiaran Islam bekerja sama dengan Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) akan menggelar Seminar Komunikasi Islam (SKIS) 2024 yang akan dilaksanakan pada Rabu, 15 Januari 2024. Seminar yang diselenggarakan secara daring melalui platform Zoom Meeting ini menghadirkan sejumlah pakar komunikasi Islam dari berbagai institusi ternama.

Kegiatan tersebut menghadirkan Ketua STAIN Sultan Abdurrahman Kepri, Dr. Muhammad Faisal, M.Ag, yang juga nantinya bertindak sebagai Keynote Speaker.

"Seminar ini menjadi langkah penting dalam memperkuat pemahaman komunikasi Islam yang relevan dengan perkembangan zaman, khususnya di era transformasi digital saat ini. Kolaborasi ini mencerminkan sinergi akademik antara dua institusi yang memiliki visi serupa dalam membangun peradaban berbasis nilai-nilai keislaman," ujar Dr. Faisal.

Seminar ini menghadirkan sejumlah narasumber berpengalaman, di antaranya Dr. Nova Dwiyanti, M.Kom.I., selaku Kepala Laboratorium Penyiaran Islam STAIN Kepri; Ahmad Hamdan, M.Sos., Sekretaris Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam STAIN Kepri; Dr. Khazri Osman dan Prof. Dr. Abdul Ghafar dari Fakulti Pengajian Islam, Universiti Kebangsaan Malaysia; serta Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bintan, K.H. Ali Ahmadi.

Dr. Nova Dwiyanti, M.Kom.I., menjelaskan bahwa seminar ini tidak hanya menjadi wadah diskusi akademik, tetapi juga menjadi sarana untuk mempublikasikan hasil penelitian terbaru dalam bidang komunikasi Islam.

"Kami berharap seminar ini dapat menghasilkan ide-ide segar dan inovatif yang relevan dengan tantangan komunikasi Islam di tengah dinamika global. Selain itu, seminar ini juga memperkuat hubungan antar institusi dan memotivasi para akademisi untuk terus berkarya," tutup Dr. Nova.

STAIN Sultan Abdurrahman Kepri menegaskan komitmennya sebagai pusat unggulan pengembangan ilmu keislaman dengan berfokus pada diskusi akademik, publikasi hasil penelitian, dan kolaborasi lintas negara. Seminar ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin yang memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan dunia akademik dan masyarakat luas, sekaligus mendorong inovasi di bidang komunikasi Islam. (LF/Gby)