السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Empat Alumni Prodi HKI STAIN Kepri Torehkan Kesuksesan di Seleksi CPNS 2024

  • 14 Januari 2025
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 687
Kabar Prodi

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu – Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau kembali mencetak prestasi membanggakan. Empat alumni program studi tersebut berhasil lulus seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2024, sebuah capaian yang menunjukkan kualitas pendidikan dan pembinaan di STAIN Kepri.

Ketua Prodi HKI, Daria, M.H., mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian tersebut. “Keberhasilan ini menunjukkan bahwa lulusan Prodi HKI STAIN Kepri mampu bersaing di dunia kerja, khususnya dalam bidang hukum dan pelayanan publik,” ujarnya.

Adapun alumni yang lulus CPNS Tahun 2024 adalah Muhammad Habib, S.H., dan M. Aldiansyah, S.H., yang diangkat sebagai Penghulu Ahli Pertama, Fadhhila Miftanah, S.H yang lulus sebagai Penyuluh Agama Islam Ahli Pertama serta Taruna Prakarsa, M.H., yang berhasil meraih posisi sebagai Dosen Hukum di Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH). Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa lulusan STAIN Kepri memiliki kompetensi yang mampu memberikan kontribusi nyata di bidang hukum dan pendidikan.

Ketua STAIN Kepri, Dr. Muhammad Faisal, M.Ag., juga memberikan apresiasi atas keberhasilan para alumni tersebut. Menurutnya, pencapaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi institusi, tetapi juga mempertegas komitmen STAIN Kepri dalam mencetak lulusan unggul yang kompeten di bidangnya.

“Prestasi ini adalah bukti bahwa pendidikan di STAIN Kepri telah mempersiapkan mahasiswa untuk menghadapi tantangan di dunia kerja. Kami berharap para alumni dapat terus memberikan kontribusi terbaik di tempat mereka bertugas,” ungkapnya.

Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi mahasiswa STAIN Kepri lainnya untuk terus berprestasi dan mempersiapkan diri secara optimal sebagai generasi yang mampu memberikan kontribusi signifikan bagi masyarakat dan negara. (LF/Gby)