السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

STAIN Kepri Mantapkan Agenda Akademik 2025: Fokus pada Kompetensi Mahasiswa dan Pengembangan Infrastruktur

  • 09 Januari 2025
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 353
Berita Utama

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan IlmuSekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau mengadakan rapat persiapan akademik bertempat di Ruang Rapat Gedung Kuliah Terpadu. Rapat ini dipimpin oleh Ketua STAIN Kepri, Dr. Muhammad Faisal, M.Ag., dan dihadiri oleh para pimpinan program studi, unit kerja, serta dosen.

Dalam sambutannya, Dr. Muhammad Faisal menyampaikan bahwa fokus utama rapat adalah menyusun agenda akademik semester genap tahun akademik 2024/2025 dan evaluasi pelaksanaan kegiatan semester sebelumnya. Ketua STAIN Kepri menegaskan pentingnya penyelarasan agenda akademik dengan kebijakan nasional dan kebutuhan lokal kampus.

“Kita menyusun agenda berdasarkan tahun fiskal dan tahun akademik. Untuk semester ini, kita akan menuntaskan agenda hingga Agustus 2025 dan merencanakan kembali untuk tahun akademik berikutnya pada Mei mendatang,” jelasnya pada Kamis, (9/1/2025).

Salah satu poin penting dalam rapat adalah penguatan program kompetensi mahasiswa, termasuk pelatihan membaca kitab kuning untuk mahasiswa program studi berbasis keislaman dan pengembangan laboratorium berbasis sertifikasi. Ketua STAIN Kepri menyatakan bahwa laboratorium kampus, seperti Laboratorium Melayu, Laboratorium Bahasa, dan Laboratorium Perbankan, harus berkontribusi dalam peningkatan kompetensi mahasiswa secara konkret.

“Laboratorium kita harus mampu memberikan sertifikasi yang diakui secara nasional. Misalnya, Laboratorium Bahasa dapat bekerja sama dengan universitas di Pekanbaru atau Medan untuk memberikan sertifikat TOEFL yang valid,” ujar Dr. Faisal.

Selain itu, Ketua STAIN Kepri juga membahas rencana pembangunan Laboratorium PAUD dengan fasilitas modern yang akan selesai pada akhir 2025. Fasilitas ini diharapkan menjadi pusat unggulan pembelajaran dan penelitian bagi mahasiswa.

Kerja sama dengan berbagai lembaga juga menjadi perhatian, termasuk rencana untuk memperluas jejaring dengan mitra strategis nasional dan internasional. Hal ini diharapkan dapat membuka peluang pendanaan, pelatihan, dan beasiswa untuk mahasiswa dan dosen.

Dr. Muhammad Faisal menutup rapat dengan harapan agar seluruh program dan kegiatan akademik dapat berjalan sesuai target. “Kita harus terus berinovasi dan beradaptasi dengan kebijakan pusat. Fokus kita adalah memastikan bahwa setiap langkah yang kita ambil membawa manfaat langsung bagi mahasiswa, dosen, staf, dan pengembangan institusi,” tutupnya.

Rapat ini menjadi tonggak awal persiapan akademik STAIN Kepri untuk tahun 2025, dengan fokus pada peningkatan mutu pendidikan, penguatan kompetensi lulusan, dan pengembangan infrastruktur yang berkelanjutan. (LF/Gby)