السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau menyelenggarakan rapat pembagian beban mata kuliah untuk semester genap tahun akademik 2024/2025. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Rapat Balai Titah STAIN Kepri, dipimpin oleh Ketua Prodi PAI, Zulhamdan, M.Pd.I, dan dihadiri oleh seluruh dosen homebase Prodi PAI.
Dalam
rapat yang digelar pada Jum’at, 27 Desember 2024, Zulhamdan, M.Pd.I mengungkapkan
bahwa pembagian beban mata kuliah merupakan agenda rutin yang dilakukan setiap
awal semester. “Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa dosen yang
ditugaskan mengampu mata kuliah sesuai dengan bidang keahliannya. Selain itu,
kami juga melakukan evaluasi terhadap kinerja dosen pada semester sebelumnya
untuk meningkatkan kualitas pembelajaran,” ungkapnya.
Zulhamdan menjelaskan bahwa dosen tetap diberikan beban maksimal 12 SKS, sedangkan dosen luar biasa (LB) menerima beban bervariasi, mulai dari 2 hingga 6 SKS, tergantung kebutuhan program studi. Saat ini, Prodi PAI memiliki sembilan dosen homebase, sementara kebutuhan pengajaran tambahan dipenuhi oleh 10 dosen LB dan dosen lintas program studi lainnya.


Zulhamdan,
M.Pd.I., menekankan pentingnya evaluasi dosen untuk menjaga kualitas
pembelajaran di Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI). “Dosen yang
mengalami kendala atau jarang hadir akan digantikan dengan dosen yang lebih
kompeten agar kebutuhan pembelajaran sesuai dengan standar mutu akademik dapat
terpenuhi,” ungkapnya.
Pada
semester genap tahun ini, mata kuliah di Prodi PAI telah didistribusikan
berdasarkan kelompok semester. Untuk semester 2, mata kuliah yang ditawarkan
mencakup Tafsir dan Hadis Tarbawi, Akidah dan Akhlak Tasawuf, Teori-Teori
Pembelajaran, Ushul Fiqh, Sejarah Peradaban Islam, Filsafat Pendidikan Islam,
Psikologi Pendidikan, Ilmu Sosial Budaya Dasar, dan Fikih Muamalah. Mata kuliah
semester 4 meliputi Administrasi dan Supervisi Pendidikan, Isu-Isu Aktual
Pendidikan Agama Islam, Metodologi Penelitian Pendidikan, Statistika
Pendidikan, Strategi Pembelajaran PAI, Media dan Teknologi Pembelajaran PAI,
Kajian Kebijakan Pendidikan, Entrepreneurship, dan Kajian Naskah Melayu.
Sementara
itu, mata kuliah semester 6 terdiri atas Manajemen Pendidikan Islam, Pemikiran
Pendidikan, Desain Pembelajaran PAI, Evaluasi Pembelajaran PAI, Metode
Penelitian Pendidikan, Administrasi dan Supervisi Pendidikan, Kajian Naskah
Melayu, Statistika Pendidikan, dan Mikro Teaching. Pada semester 8, mahasiswa
diwajibkan menyelesaikan Skripsi sebagai mata kuliah tunggal yang menjadi
puncak dari proses akademik mereka.
Dengan
pembagian ini, Prodi PAI berharap dapat memberikan pengalaman belajar yang
optimal, mendukung kompetensi mahasiswa, dan menjaga kesinambungan dalam
pelaksanaan kurikulum.
Zulhamdan menutup rapat dengan menyampaikan harapan agar distribusi beban mata kuliah ini dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran di Prodi PAI. “Kami berharap semua dosen dapat menjalankan tugasnya dengan maksimal sehingga tujuan akademik dapat tercapai, khususnya dalam mendukung kompetensi mahasiswa di bidang Pendidikan Agama Islam,” pungkasnya. (LF/Gby)
Mahasiswi PAI STAIN SAR Kepri Raih Juara II Hifdzil 10 Juz pada MTQH Tingkat Kota Tanjungpinang 2026
Workshop Multimedia PBA STAIN SAR Kepri Dorong Inovasi Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Digital
Perpanjangan Pendaftaran Ulang SPAN