السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

STAIN Kepri Sukses Gelar SKBT CPNS Kemenag RI Tahun Anggaran 2024

  • 24 Desember 2024
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 849
Berita Utama

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan IlmuSekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau sukses menggelar Seleksi Kompetensi Bidang Tambahan (SKBT) untuk Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia (RI) Tahun Anggaran 2024. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, yakni Senin dan Selasa, 23-24 Desember 2024, di Gedung Rektorat Kampus STAIN Kepri.

SKBT ini merupakan bagian dari rangkaian tahapan seleksi CPNS Kemenag setelah peserta sebelumnya mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) berbasis Computer Assisted Test (CAT) yang diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN). Berbeda dengan SKB CAT, pelaksanaan SKBT diorganisir oleh unit kerja masing-masing, dengan koordinasi antara BKN dan Kemenag RI, termasuk STAIN Kepri sebagai pelaksana kegiatan SKBT untuk formasi CPNS Kemenag di STAIN Kepri.


Ketua STAIN Kepri, Dr. Muhammad Faisal, M.Ag, memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan ini. "STAIN Kepri telah menyiapkan fasilitas dan sarana-prasarana yang memadai untuk mendukung kelancaran pelaksanaan SKBT. Kami berkomitmen untuk menyelenggarakan seleksi ini secara transparan, akuntabel, dan professional,” ungkapnya.

Pada pelaksanaan tahun ini, SKBT dilakukan secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting. Para peserta yang berjumlah 36 orang mengikuti seleksi dari lokasi ujian yang telah dipilih dan ditentukan sebelumnya melalui aplikasi Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN). Formasi yang dibuka oleh STAIN Kepri untuk seleksi CPNS Kemenag mencakup sejumlah bidang penting, di antaranya pranata komputer ahli pertama, analis pengelola keuangan APBN ahli pertama, analis SDMA ahli pertama, auditor ahli pertama, pengelola pengadaan barang dan jasa ahli pertama, pranata komputer terampil, serta dosen untuk beberapa program studi, seperti Pendidikan Bahasa Arab, Pendidikan Bahasa Inggris, Hukum, Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Manajemen Pendidikan Islam (MPI), dan Pendidikan Matematika.

Dalam SKBT, peserta diuji melalui dua komponen utama: Praktik dan Sikap Kerja Berwawasan Moderasi Beragama, serta Wawancara Wawasan Moderasi Beragama. Komponen pertama menguji penguasaan keterampilan kerja yang relevan dengan nilai-nilai moderasi beragama, termasuk kemampuan dalam teknologi informasi, bahasa asing, dan pemahaman terhadap kitab suci. Bobot penilaian untuk praktik dan sikap kerja ini mencapai 40%.


Sementara itu, wawancara wawasan moderasi beragama dilakukan dengan metode in-depth interview untuk menggali cara pandang peserta dalam menjalankan tugas dengan prinsip moderasi beragama. Indikator penilaian meliputi komitmen kebangsaan, toleransi, anti-kekerasan, dan penghargaan terhadap tradisi. Komponen wawancara ini memiliki bobot penilaian sebesar 10%, sementara 50% dari hasil seleksi didasarkan pada SKB CAT.

Ketua STAIN Kepri berharap agar hasil seleksi ini dapat menghasilkan sumber daya manusia yang unggul dan berintegritas. "Kami yakin, melalui proses seleksi yang profesional dan berbasis pada nilai-nilai moderasi beragama, para peserta akan menjadi aparatur yang siap melayani masyarakat dengan sepenuh hati," ujarnya.

Dengan terlaksananya Seleksi Kompetensi Bidang Tambahan (SKBT) CPNS Kemenag 2024 di STAIN Kepri, diharapkan seleksi ini tidak hanya menghasilkan aparatur sipil negara yang kompeten, tetapi juga yang memiliki integritas dan komitmen tinggi terhadap prinsip-prinsip moderasi beragama. Proses seleksi yang profesional dan berbasis pada nilai-nilai kebangsaan, toleransi, dan anti-kekerasan ini menjadi langkah penting dalam membangun pemerintahan yang transparan dan akuntabel. (LF/Gby)