السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

STAIN Kepri, Dispora Tanjungpinang, dan STIE Pembangunan Bersinergi Dorong Penelitian, Pengabdian, dan Pengembangan SDM melalui MoU dan PKS

  • 19 Desember 2024
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 840
Berita Utama

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu –– Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau menyelenggarakan acara penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Program Studi S1 dan S2 Manajemen Pendidikan Islam (MPI) dengan Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Tanjungpinang serta Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Pembangunan Tanjungpinang. Kegiatan yang bertempat di Ruang Internasional 2 Kampus STAIN Kepri ini dihadiri oleh berbagai pihak penting, termasuk Wakil Ketua II STAIN Kepri, Dr. Drs. Almahfuz, M.Si, yang mewakili Ketua STAIN Kepri; Kepala Dispora Tanjungpinang, Ruli Friady, S.Sos, M.Si, beserta jajarannya; Ketua STIE Pembangunan Tanjungpinang yang diwakili oleh Dr. Satriadi, S.AP, M.Sc; serta Ketua Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Dr. Fadhila Yonata, M.Pd, Ketua Program Studi S-1 MPI, Dwi Vita Lestari, S.Pd., M.Pd, dan Erlina Gusnita, M.Pd selaku sekretaris Prodi S-1 MPI.

Kerja sama yang disepakati meliputi bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, peningkatan dan pemberdayaan sumber daya manusia, magang atau Praktik Pengalaman Lapangan (PPL), serta penyelenggaraan seminar dan workshop. Implementasi dari MoU dan PKS ini akan diwujudkan melalui berbagai kegiatan, seperti pelibatan Kadispora dan perwakilan STIE Pembangunan sebagai juri Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) dan Call for Papers MPI, serta pembinaan pemuda berusia 16–31 tahun untuk mengembangkan keterampilan kewirausahaan, organisasi, dan kepemimpinan.


Dr. Drs. Almahfuz, M.Si, dalam sambutannya, menekankan pentingnya kerja sama untuk memberdayakan mahasiswa agar memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan era modern, seperti kewirausahaan dan kepemimpinan.

“Pengembangan keterampilan pemuda menjadi fokus utama, termasuk membentuk mahasiswa yang berjiwa kewirausahaan, memiliki kelompok usaha, dan kemampuan berorganisasi, yang dioptimalkan melalui kolaborasi di bidang keagamaan dan pemberdayaan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dispora Tanjungpinang, Ruli Friady, S.Sos, M.Si, menambahkan bahwa kerja sama ini akan mendukung peningkatan Indeks Pembangunan Pemuda, salah satu prioritas strategis pemerintah daerah. Hal senada disampaikan oleh Dr. Satriadi, S.AP, M.Sc, yang berharap agar kolaborasi ini tidak hanya meningkatkan kapasitas akademik mahasiswa tetapi juga memberikan manfaat nyata melalui kegiatan tematik di masyarakat.

Semua pihak optimistis bahwa kerja sama ini akan berkontribusi pada peningkatan akreditasi kampus, penguatan kualitas pendidikan, dan pemberdayaan mahasiswa, sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat luas. Acara ditutup dengan harapan besar bahwa program-program kerja sama dapat direalisasikan secara kolaboratif dan berkelanjutan. (LF)