السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Inovasi Mahasiswa Prodi PIAUD STAIN Kepri: Robot Jati Diri Raih Sertifikat HAKI

  • 19 Desember 2024
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 698
Berita Utama

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu –– Mahasiswa Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau berhasil menciptakan alat permainan edukatif bernama Robot Jati Diri melalui mata kuliah Desain dan Produksi Alat Permainan Edukatif (APE) semester ganjil tahun akademik 2024/2025. Produk inovatif ini mendapatkan pengakuan resmi berupa sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HAKI), menandai prestasi mahasiswa dalam mendukung pendidikan anak usia dini.


Robot Jati Diri merupakan alat permainan edukatif berbahan utama triplek dan kayu, yang dirancang untuk mendukung perkembangan berbagai aspek pada anak. Terdapat empat jenis permainan dalam alat ini, yaitu Puzzle Tubuh, Mengenal Pakaian Sesuai Gender, Mengenal Emosi, dan Boneka Jari Keluarga. Setiap jenis permainan memiliki fungsi edukatif spesifik, mulai dari mengenalkan bagian tubuh manusia, melatih koordinasi motorik halus, memahami emosi, hingga menstimulasi kreativitas melalui cerita imajinatif menggunakan boneka jari. Proses produksi dilakukan secara sistematis, mencakup tahap desain, pembuatan, uji coba, dan revisi, dengan memperhatikan unsur edukasi, inovasi, keamanan, manfaat, serta kemenarikan produk.

Proyek ini merupakan hasil kolaborasi antara dosen pengampu Lina Eka Retnaningsih, M.Pd., dengan mahasiswa semester lima, yaitu Sri Amanda, Karni, dan Enggel Purnama Wulandari. Para mahasiswa merasa bangga dapat menyelesaikan alat permainan yang tidak hanya bernilai edukatif tetapi juga memiliki potensi komersial. “Ini adalah pengalaman yang luar biasa. Dari proses perancangan hingga produk jadi, kami belajar banyak tentang kreativitas dan inovasi,” ungkap salah satu mahasiswa.


Menurut Lina Eka Retnaningsih, M.Pd., kegiatan ini dirancang untuk mendukung profil lulusan PIAUD sebagai edupreneur di bidang alat permainan edukatif. “Mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung dalam memproduksi APE, yang relevan dengan dunia pendidikan anak usia dini,” jelasnya.

Sertifikat HAKI yang diraih diharapkan menjadi motivasi untuk terus berinovasi. Selain itu, Robot Jati Diri kini dapat dipesan oleh satuan PAUD melalui laboratorium Pendidikan Anak Usia Dini STAIN Kepri. Dengan pencapaian ini, STAIN Sultan Abdurrahman Kepri semakin menunjukkan komitmennya dalam mendukung kreativitas mahasiswa dan memberikan kontribusi nyata bagi pendidikan di Indonesia. (lina/LF)