السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu –– Mahasiswa Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau berhasil menciptakan alat permainan edukatif bernama Robot Jati Diri melalui mata kuliah Desain dan Produksi Alat Permainan Edukatif (APE) semester ganjil tahun akademik 2024/2025. Produk inovatif ini mendapatkan pengakuan resmi berupa sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HAKI), menandai prestasi mahasiswa dalam mendukung pendidikan anak usia dini.




Robot Jati Diri
merupakan alat permainan edukatif berbahan utama triplek dan kayu, yang
dirancang untuk mendukung perkembangan berbagai aspek pada anak. Terdapat empat
jenis permainan dalam alat ini, yaitu Puzzle
Tubuh, Mengenal
Pakaian Sesuai Gender, Mengenal
Emosi, dan Boneka
Jari Keluarga. Setiap jenis permainan memiliki fungsi edukatif
spesifik, mulai dari mengenalkan bagian tubuh manusia, melatih koordinasi
motorik halus, memahami emosi, hingga menstimulasi kreativitas melalui cerita
imajinatif menggunakan boneka jari. Proses produksi dilakukan secara
sistematis, mencakup tahap desain, pembuatan, uji coba, dan revisi, dengan
memperhatikan unsur edukasi, inovasi, keamanan, manfaat, serta kemenarikan
produk.
Proyek ini merupakan hasil kolaborasi antara dosen pengampu Lina Eka Retnaningsih, M.Pd., dengan mahasiswa semester lima, yaitu Sri Amanda, Karni, dan Enggel Purnama Wulandari. Para mahasiswa merasa bangga dapat menyelesaikan alat permainan yang tidak hanya bernilai edukatif tetapi juga memiliki potensi komersial. “Ini adalah pengalaman yang luar biasa. Dari proses perancangan hingga produk jadi, kami belajar banyak tentang kreativitas dan inovasi,” ungkap salah satu mahasiswa.

Menurut
Lina Eka Retnaningsih, M.Pd., kegiatan ini dirancang untuk mendukung profil
lulusan PIAUD sebagai edupreneur di bidang alat permainan edukatif. “Mahasiswa
tidak hanya belajar teori, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung dalam
memproduksi APE, yang relevan dengan dunia pendidikan anak usia dini,”
jelasnya.
Sertifikat
HAKI yang diraih diharapkan menjadi motivasi untuk terus berinovasi. Selain
itu, Robot Jati Diri
kini dapat dipesan oleh satuan PAUD melalui laboratorium Pendidikan Anak Usia
Dini STAIN Kepri. Dengan pencapaian ini, STAIN Sultan Abdurrahman Kepri semakin
menunjukkan komitmennya dalam mendukung kreativitas mahasiswa dan memberikan
kontribusi nyata bagi pendidikan di Indonesia. (lina/LF)
Mahasiswi PAI STAIN SAR Kepri Raih Juara II Hifdzil 10 Juz pada MTQH Tingkat Kota Tanjungpinang 2026
Workshop Multimedia PBA STAIN SAR Kepri Dorong Inovasi Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Digital
Perpanjangan Pendaftaran Ulang SPAN