السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Mahasiswa Prodi PIAUD STAIN Kepri Laksanakan Praktik Ecoprint: Inovasi Seni dan Pendidikan Berbasis Lingkungan

  • 18 Desember 2024
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 460
Berita Utama

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Pada Rabu, 18 Desember 2024, mahasiswa Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau melaksanakan praktik ecoprint sebagai bagian dari pembelajaran. Kegiatan ini bertujuan mengintegrasikan kreativitas seni dengan kesadaran lingkungan dan dilaksanakan di bawah bimbingan Issaura Dwi Selvi, M.Pd., dosen pengampu mata kuliah Seni Rupa dan Kerajinan Anak Usia Dini.

Ecoprint adalah teknik seni cetak yang memanfaatkan bahan alami, seperti daun, bunga, dan tanaman lainnya, untuk menciptakan motif pada kain atau kertas. Teknik ini menghasilkan desain yang unik sekaligus memiliki nilai estetika tinggi. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diajarkan pentingnya menjaga lingkungan dan memanfaatkan kreativitas seni dalam konteks pendidikan anak usia dini.

Kegiatan ini juga memberikan kontribusi positif bagi pendidikan anak usia dini. Anak-anak diperkenalkan pada keanekaragaman hayati melalui aktivitas yang menarik dan menyenangkan. Selain itu, kegiatan ecoprint membantu mengembangkan kemampuan motorik halus, kreativitas, dan kognitif anak-anak, yang merupakan aspek penting dalam pertumbuhan mereka. Proses ini juga menanamkan nilai-nilai keberlanjutan dan cinta terhadap lingkungan sejak usia dini.

Menurut Issaura Dwi Selvi, M.Pd., praktik ecoprint tidak hanya memberikan pengalaman belajar yang kreatif bagi mahasiswa, tetapi juga mempersiapkan mereka untuk menjadi pendidik yang inovatif. "Ecoprint dapat diterapkan sebagai metode pembelajaran berbasis seni dan lingkungan, baik untuk mengajarkan konsep-konsep dasar seperti warna, bentuk, dan tekstur, maupun untuk memperkaya pengalaman belajar anak usia dini secara menyeluruh," ujarnya.

Bagi para guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), teknik ini menawarkan pendekatan baru yang dapat diterapkan dalam pembelajaran. Ecoprint dapat digunakan dalam berbagai kegiatan kelas, seperti seni dan sains, sehingga menciptakan pengalaman belajar yang bermakna, inovatif, dan ramah lingkungan.

Secara keseluruhan, kegiatan ini menjadi ajang bagi mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan dan wawasan yang relevan dengan dunia pendidikan anak usia dini. Praktik ecoprint menunjukkan bagaimana seni dan pendidikan lingkungan dapat bersinergi untuk mendukung pembentukan generasi yang kreatif, peduli terhadap lingkungan, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Melalui praktik ini, mahasiswa Prodi PIAUD STAIN Kepri diharapkan mampu menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh untuk menciptakan metode pengajaran yang lebih inovatif, berwawasan lingkungan, dan mendukung pembangunan masyarakat yang berkelanjutan. (Issaura/LF)