السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Pada Rabu, 18 Desember 2024, mahasiswa Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau melaksanakan praktik ecoprint sebagai bagian dari pembelajaran. Kegiatan ini bertujuan mengintegrasikan kreativitas seni dengan kesadaran lingkungan dan dilaksanakan di bawah bimbingan Issaura Dwi Selvi, M.Pd., dosen pengampu mata kuliah Seni Rupa dan Kerajinan Anak Usia Dini.
Ecoprint adalah teknik seni cetak yang
memanfaatkan bahan alami, seperti daun, bunga, dan tanaman lainnya, untuk
menciptakan motif pada kain atau kertas. Teknik ini menghasilkan desain yang
unik sekaligus memiliki nilai estetika tinggi. Melalui kegiatan ini, mahasiswa
diajarkan pentingnya menjaga lingkungan dan memanfaatkan kreativitas seni dalam
konteks pendidikan anak usia dini.
Kegiatan
ini juga memberikan kontribusi positif bagi pendidikan anak usia dini. Anak-anak
diperkenalkan pada keanekaragaman hayati melalui aktivitas yang menarik dan
menyenangkan. Selain itu, kegiatan ecoprint
membantu mengembangkan kemampuan motorik halus, kreativitas, dan kognitif
anak-anak, yang merupakan aspek penting dalam pertumbuhan mereka. Proses ini
juga menanamkan nilai-nilai keberlanjutan dan cinta terhadap lingkungan sejak
usia dini.
Menurut
Issaura Dwi Selvi, M.Pd., praktik ecoprint
tidak hanya memberikan pengalaman belajar yang kreatif bagi mahasiswa, tetapi
juga mempersiapkan mereka untuk menjadi pendidik yang inovatif. "Ecoprint dapat diterapkan sebagai metode
pembelajaran berbasis seni dan lingkungan, baik untuk mengajarkan konsep-konsep
dasar seperti warna, bentuk, dan tekstur, maupun untuk memperkaya pengalaman
belajar anak usia dini secara menyeluruh," ujarnya.
Bagi
para guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), teknik ini menawarkan pendekatan
baru yang dapat diterapkan dalam pembelajaran. Ecoprint dapat digunakan dalam berbagai kegiatan kelas, seperti
seni dan sains, sehingga menciptakan pengalaman belajar yang bermakna,
inovatif, dan ramah lingkungan.
Secara
keseluruhan, kegiatan ini menjadi ajang bagi mahasiswa untuk mengembangkan
keterampilan dan wawasan yang relevan dengan dunia pendidikan anak usia dini.
Praktik ecoprint menunjukkan
bagaimana seni dan pendidikan lingkungan dapat bersinergi untuk mendukung
pembentukan generasi yang kreatif, peduli terhadap lingkungan, dan siap
menghadapi tantangan masa depan.
Melalui
praktik ini, mahasiswa Prodi PIAUD STAIN Kepri diharapkan mampu menerapkan
pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh untuk menciptakan metode pengajaran
yang lebih inovatif, berwawasan lingkungan, dan mendukung pembangunan
masyarakat yang berkelanjutan. (Issaura/LF)
Mahasiswi PAI STAIN SAR Kepri Raih Juara II Hifdzil 10 Juz pada MTQH Tingkat Kota Tanjungpinang 2026
Workshop Multimedia PBA STAIN SAR Kepri Dorong Inovasi Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Digital
Perpanjangan Pendaftaran Ulang SPAN