السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Tanjungpinang, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu – Wisuda Sarjana Strata I Angkatan IX Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau berlangsung meriah dengan penampilan berbalas pantun dari Labor Pantun dan Khazanah Melayu STAIN Kepri. Acara yang digelar di Hotel CK Tanjungpinang ini tidak hanya menjadi ajang penghargaan akademik bagi para wisudawan, tetapi juga momentum untuk memperkuat nilai-nilai budaya lokal.
Labor
Pantun dan Khazanah Melayu STAIN Kepri, di bawah kepemimpinan Ramli Muasmara,
M.Pd.I., menampilkan kekayaan budaya melalui pantun-pantun berisi pesan moral
dan inspirasi. Penampilan ini mendapat apresiasi dari hadirin yang hadir,
termasuk civitas academica dan keluarga wisudawan. Ramli menyampaikan bahwa
keberadaan Labor Pantun dan Khazanah Melayu bertujuan untuk melestarikan budaya
Melayu dan menjadikannya bagian integral dari identitas STAIN Kepri.
Dalam
acara tersebut, Muhammad Khairil Ramadhan, mahasiswa Program Studi Pendidikan
Agama Islam (PAI) yang juga Ketua Dewan Mahasiswa STAIN Kepri, turut
memeriahkan suasana dengan membawakan pantun berisi motivasi untuk para
wisudawan. “Pantun tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga media untuk
menyampaikan pesan-pesan penting tentang kehidupan dan pengabdian kepada masyarakat,”
ungkap Khairil pada Kamis (12/12/2024).
Selain
itu, Mizwardi, salah satu wisudawan dari Program Studi PAI, juga turut
menyumbangkan pantun sebagai bentuk apresiasi terhadap perjalanan akademik dan
dedikasi kampus. Mizwardi, yang aktif dalam berbagai kegiatan budaya melayu
selama masa kuliahnya, menegaskan pentingnya melestarikan tradisi Melayu di
tengah tantangan modernitas.
Kegiatan ini menjadi bukti komitmen STAIN Kepri dalam mengintegrasikan
nilai-nilai keislaman dan budaya lokal dalam setiap aktivitas akademik dan
non-akademik. “Pelestarian budaya Melayu melalui pantun adalah salah satu cara
untuk menjaga jati diri kita di tengah perubahan zaman,” ujar Ramli Muasmara.
Dengan
kehadiran Labor Pantun dan Khazanah Melayu di momen wisuda ini, STAIN Kepri
terus menunjukkan upaya nyata dalam mengangkat nilai-nilai kearifan lokal. Hal
ini sejalan dengan visi kampus untuk menjadi institusi pendidikan Islam yang
unggul dalam keislaman dan kemelayuan.
Acara ini tidak hanya memberikan kesan mendalam bagi para wisudawan dan keluarganya, tetapi juga mempertegas posisi STAIN Kepri sebagai pusat pendidikan yang berkontribusi pada pelestarian dan pengembangan budaya Melayu. (LF)
Mahasiswi PAI STAIN SAR Kepri Raih Juara II Hifdzil 10 Juz pada MTQH Tingkat Kota Tanjungpinang 2026
Workshop Multimedia PBA STAIN SAR Kepri Dorong Inovasi Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Digital
Perpanjangan Pendaftaran Ulang SPAN