السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Tanjungpinang, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu – Dr. H. Ahmad Jalili, Lc., M.Sy., Kepala Unit Bahasa STAIN Kepri, dalam orasi ilmiah bertajuk "Ketahanan Keluarga: Cabaran dan Harapan", menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya ketahanan keluarga sebagai pilar utama dalam membangun masyarakat yang kokoh. Orasi ini disampaikan dalam Sidang Senat Terbuka Wisuda Sarjana Angkatan IX Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau, yang diadakan di Hotel CK Tanjungpinang, dan dihadiri oleh para wisudawan, keluarga, serta civitas academica STAIN Kepri.
Dr.
Ahmad Jalili memaparkan data yang meresahkan mengenai tingginya angka perceraian
di Kepulauan Riau, yang tercatat mencapai 3.952 kasus pada tahun 2023, atau
sekitar 35% dari total pernikahan yang tercatat. Angka ini, terutama perceraian
yang diajukan oleh istri, menurutnya, mencerminkan perlunya peningkatan
kesadaran dan pendidikan pranikah di kalangan masyarakat. "Ketahanan
keluarga bukan hanya menjadi kebutuhan individu, tetapi juga kunci untuk
membangun masyarakat yang lebih stabil dan sejahtera," ungkapnya.
Dalam
orasinya, Dr. Ahmad Jalili menekankan beberapa faktor penting dalam membangun
ketahanan keluarga, yaitu ketahanan fisik, mental, ekonomi, sosial-budaya, dan
kehidupan beragama. Menurutnya, pendidikan pranikah yang mencakup berbagai
aspek penting seperti agama, kesehatan reproduksi, manajemen ekonomi, psikologi
perkawinan, serta hak dan kewajiban dalam pernikahan sangat diperlukan.
"Setiap pasangan calon pengantin harus dibekali pengetahuan ini agar
mereka siap menjalani kehidupan berkeluarga yang harmonis," jelasnya.
Sebagai
langkah konkret, Dr. Ahmad Jalili mengusulkan agar program bimbingan perkawinan
yang diadakan oleh Kementerian Agama di Kepulauan Riau tidak hanya bersifat
formalitas, melainkan menjadi persyaratan wajib sebelum menikah. Ia juga mengajak
mahasiswa yang berencana menikah untuk mempersiapkan diri dengan pengetahuan
yang cukup mengenai pernikahan. Dengan langkah-langkah ini, ia berharap angka
perceraian dapat ditekan dan keluarga di Kepulauan Riau dapat menjadi pilar
ketahanan masyarakat yang lebih baik.
Orasi ilmiah ini menjadi refleksi yang menggugah bagi para wisudawan dan masyarakat, mendorong pentingnya peran keluarga dalam mewujudkan masa depan yang lebih baik bagi seluruh lapisan masyarakat. (LF)
Mahasiswi PAI STAIN SAR Kepri Raih Juara II Hifdzil 10 Juz pada MTQH Tingkat Kota Tanjungpinang 2026
Workshop Multimedia PBA STAIN SAR Kepri Dorong Inovasi Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Digital
Perpanjangan Pendaftaran Ulang SPAN