السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Mahasiswa Prodi PIAUD STAIN Kepri Praktik Pembuatan MPASI: Dukung Peningkatan Nutrisi Anak dan Pencegahan Stunting

  • 10 Desember 2024
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 366
Berita Utama

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Semester 3 Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau melaksanakan praktik mata kuliah Kesehatan dan Nutrisi dengan tema "Pembuatan Menu MPASI Anak Usia 10-12 Bulan" pada Selasa, 10 Desember 2024, di dapur STAIN SAR Kepri. Dipandu langsung oleh dosen pengampu mata kuliah, Nadya Nela Rosa, M.Psi., kegiatan ini merupakan lanjutan dari praktik sebelumnya yang mencakup pembuatan menu MPASI untuk anak usia 6-8 bulan dan 8-10 bulan. Dalam praktik ini, mahasiswa diajarkan untuk mempersiapkan menu MPASI yang sesuai dengan usia anak, dengan penekanan pada tekstur makanan yang menyesuaikan kesiapan anak untuk mengonsumsi menu keluarga tanpa perlu diulek atau disaring.

Praktik ini bertujuan mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto, yang berfokus pada penyediaan makanan sehat dan bergizi bagi anak-anak tingkat PAUD hingga SD kelas 2 di seluruh Indonesia. Mahasiswa juga diajak untuk memanfaatkan bahan pangan lokal Kepulauan Riau, seperti gonggong rebus, olahan ikan, dan sagu yang diolah menjadi kernas atau lendot, sebagai alternatif menu tradisional yang bernutrisi tinggi. Variasi menu ini diharapkan dapat memperkaya referensi mahasiswa dalam menyusun makanan bergizi yang praktis dan relevan dengan kebutuhan gizi anak usia dini.


Salwa Naila Rahma, salah satu mahasiswa peserta praktik, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini. Ia menilai bahwa praktik ini sangat membantu mahasiswa memahami pentingnya gizi dan nutrisi dalam makanan anak usia dini, serta menumbuhkan motivasi untuk memberikan yang terbaik bagi anak didik mereka kelak. “Kegiatan ini juga menjadi landasan penting dalam upaya pencegahan stunting di Kepulauan Riau,” ungkapnya.

Dosen pengampu, Nadya Nela Rosa, M.Psi., menjelaskan bahwa praktik mata kuliah ini tidak hanya memberikan pengalaman langsung, tetapi juga bertujuan meluruskan berbagai mitos terkait pemberian MPASI yang masih berkembang di masyarakat. “Dengan harapan agar anak-anak di Kepulauan Riau semakin baik gizi dan nutrisinya, kegiatan ini menjadi salah satu ikhtiar untuk mempersiapkan generasi pemimpin masa depan yang berkualitas,” ujar Nadya.

Kegiatan ini mencerminkan komitmen STAIN Kepri dalam mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten sebagai pendidik, tetapi juga berperan sebagai agen perubahan dalam meningkatkan kualitas gizi anak usia dini. Melalui praktik ini, mahasiswa diharapkan dapat memperbaiki pola asuh dan pemberian nutrisi anak-anak Indonesia secara berkelanjutan. (LF/Gby)