السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu – Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau sukses menyelenggarakan kegiatan "Praktisi Mengajar: Berbagi Praktik Baik Penerapan Kurikulum Merdeka di RA" secara virtual melalui Zoom Meeting pada Selasa, 10 Desember 2024. Kegiatan ini menghadirkan Melliana Murniananda, S.Pd., dan Miftahul Jannah, S.Pd., sebagai narasumber yang merupakan praktisi pendidik anak usia dini dengan pengalaman mengajar bertahun-tahun di RA. Acara ini juga dihadiri oleh Kaprodi PIAUD, Nadya Nela Rosa, M.Psi., Kepala Labor PAUD, Lina Eka Retnaningsih, M.Pd., serta mahasiswa Prodi PIAUD STAIN Kepri.
Dalam sesi berbagi, narasumber menjelaskan konsep Kurikulum Merdeka di RA yang menitikberatkan pada pembelajaran holistik, perangkat pembelajaran inovatif yang relevan dengan kebutuhan anak usia dini, serta praktik baik dalam pelaksanaan pembelajaran berbasis proyek dan kegiatan interaktif. Para mahasiswa mendapatkan wawasan langsung mengenai aplikasi kurikulum ini dari perspektif praktisi.


Ketua
Prodi PIAUD, Nadya Nela Rosa, M.Psi., menyampaikan apresiasinya atas
pelaksanaan kegiatan ini, yang memberikan bekal berharga bagi mahasiswa dalam
mempersiapkan diri sebagai pendidik PAUD profesional. “Saya berharap kegiatan
pengembangan mahasiswa seperti ini dapat terus ditingkatkan untuk mencetak
lulusan yang memiliki kompetensi sesuai dengan profil lulusan PIAUD dan kebutuhan
dunia pendidikan saat ini,” ujar Nadya.
Sementara
itu, Kepala Labor PAUD, Lina Eka Retnaningsih, M.Pd., menegaskan bahwa kegiatan
ini selaras dengan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dan memberikan
kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar langsung dari praktisi berpengalaman.
“Menghadirkan
praktisi ahli dalam berbagai kegiatan serupa sangat penting, agar mahasiswa
dapat memperoleh wawasan praktis yang lebih beragam dan relevan dengan
kebutuhan di lapangan,” tuturnya.
“Pengetahuan
dan pengalaman mahasiswa dalam keilmuan PAUD dapat diperoleh melalui berbagai
metode, seperti perkuliahan tatap muka, proyek, penugasan terstruktur,
observasi, seminar, webinar, dan kegiatan lainnya. Salah satu cara yang efektif
adalah melalui kegiatan praktisi mengajar, yang menghadirkan praktisi ahli di
bidang PAUD,” tambah Lina.
Lebih lanjut Lina menekankan bahwa kegiatan tersebut perlu dilakukan secara rutin agar mahasiswa memiliki banyak kesempatan untuk berbagi dan belajar langsung dari para ahli yang telah berpengalaman di bidangnya. Setelah mengikuti acara ini, mahasiswa diharapkan memiliki pemahaman yang lebih mendalam terkait Kurikulum Merdeka dan praktik baik penerapannya. Ke depannya, kegiatan praktisi mengajar dapat terus dikembangkan dengan menghadirkan materi ke-PAUD-an yang lebih beragam dan relevan.

Disisi
lain, mahasiswa Prodi PIAUD STAIN Kepri menyambut kegiatan ini dengan antusias.
Mereka merasa senang mendapatkan pengetahuan baru dari narasumber yang telah
lama berkecimpung di RA dan mampu berbagi pengalaman nyata tentang penerapan
Kurikulum Merdeka. Narasumber juga mengusulkan kegiatan lanjutan berupa
observasi pembelajaran langsung di lapangan untuk melengkapi pengalaman
mahasiswa.
Dengan
menghadirkan narasumber yang kompeten dan mendukung penerapan kurikulum
inovatif, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman mahasiswa terkait
praktik pendidikan yang relevan dan aplikatif. Melalui kegiatan seperti ini,
STAIN Kepri terus berupaya mencetak lulusan yang kompeten, profesional, dan
mampu menjawab tantangan pendidikan masa depan dengan pendekatan yang kreatif
dan adaptif. (Lina/LF)
Mahasiswi PAI STAIN SAR Kepri Raih Juara II Hifdzil 10 Juz pada MTQH Tingkat Kota Tanjungpinang 2026
Workshop Multimedia PBA STAIN SAR Kepri Dorong Inovasi Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Digital
Perpanjangan Pendaftaran Ulang SPAN