السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Prodi PIAUD STAIN Kepri Hadirkan Praktisi Ahli: Berbagi Praktik Baik Penerapan Kurikulum Merdeka di RA

  • 10 Desember 2024
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 567
Berita Utama

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu – Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau sukses menyelenggarakan kegiatan "Praktisi Mengajar: Berbagi Praktik Baik Penerapan Kurikulum Merdeka di RA" secara virtual melalui Zoom Meeting pada Selasa, 10 Desember 2024. Kegiatan ini menghadirkan Melliana Murniananda, S.Pd., dan Miftahul Jannah, S.Pd., sebagai narasumber yang merupakan praktisi pendidik anak usia dini dengan pengalaman mengajar bertahun-tahun di RA. Acara ini juga dihadiri oleh Kaprodi PIAUD, Nadya Nela Rosa, M.Psi., Kepala Labor PAUD, Lina Eka Retnaningsih, M.Pd., serta mahasiswa Prodi PIAUD STAIN Kepri.

Dalam sesi berbagi, narasumber menjelaskan konsep Kurikulum Merdeka di RA yang menitikberatkan pada pembelajaran holistik, perangkat pembelajaran inovatif yang relevan dengan kebutuhan anak usia dini, serta praktik baik dalam pelaksanaan pembelajaran berbasis proyek dan kegiatan interaktif. Para mahasiswa mendapatkan wawasan langsung mengenai aplikasi kurikulum ini dari perspektif praktisi.


Ketua Prodi PIAUD, Nadya Nela Rosa, M.Psi., menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan kegiatan ini, yang memberikan bekal berharga bagi mahasiswa dalam mempersiapkan diri sebagai pendidik PAUD profesional. “Saya berharap kegiatan pengembangan mahasiswa seperti ini dapat terus ditingkatkan untuk mencetak lulusan yang memiliki kompetensi sesuai dengan profil lulusan PIAUD dan kebutuhan dunia pendidikan saat ini,” ujar Nadya.

Sementara itu, Kepala Labor PAUD, Lina Eka Retnaningsih, M.Pd., menegaskan bahwa kegiatan ini selaras dengan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dan memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar langsung dari praktisi berpengalaman.

“Menghadirkan praktisi ahli dalam berbagai kegiatan serupa sangat penting, agar mahasiswa dapat memperoleh wawasan praktis yang lebih beragam dan relevan dengan kebutuhan di lapangan,” tuturnya.

“Pengetahuan dan pengalaman mahasiswa dalam keilmuan PAUD dapat diperoleh melalui berbagai metode, seperti perkuliahan tatap muka, proyek, penugasan terstruktur, observasi, seminar, webinar, dan kegiatan lainnya. Salah satu cara yang efektif adalah melalui kegiatan praktisi mengajar, yang menghadirkan praktisi ahli di bidang PAUD,” tambah Lina.

Lebih lanjut Lina menekankan bahwa kegiatan tersebut perlu dilakukan secara rutin agar mahasiswa memiliki banyak kesempatan untuk berbagi dan belajar langsung dari para ahli yang telah berpengalaman di bidangnya. Setelah mengikuti acara ini, mahasiswa diharapkan memiliki pemahaman yang lebih mendalam terkait Kurikulum Merdeka dan praktik baik penerapannya. Ke depannya, kegiatan praktisi mengajar dapat terus dikembangkan dengan menghadirkan materi ke-PAUD-an yang lebih beragam dan relevan.


Disisi lain, mahasiswa Prodi PIAUD STAIN Kepri menyambut kegiatan ini dengan antusias. Mereka merasa senang mendapatkan pengetahuan baru dari narasumber yang telah lama berkecimpung di RA dan mampu berbagi pengalaman nyata tentang penerapan Kurikulum Merdeka. Narasumber juga mengusulkan kegiatan lanjutan berupa observasi pembelajaran langsung di lapangan untuk melengkapi pengalaman mahasiswa.

Dengan menghadirkan narasumber yang kompeten dan mendukung penerapan kurikulum inovatif, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman mahasiswa terkait praktik pendidikan yang relevan dan aplikatif. Melalui kegiatan seperti ini, STAIN Kepri terus berupaya mencetak lulusan yang kompeten, profesional, dan mampu menjawab tantangan pendidikan masa depan dengan pendekatan yang kreatif dan adaptif. (Lina/LF)